Breaking News:

Berita Kediri

Berkat Peran Toko Retail Modern, Derajat Produk UMKM di Kota Kediri Ikut Terangkat

Tetapi ketika masuk ke minimarket modern berjaringan, maka produk UMKM itu seperti ikut naik derajat karena

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya/didik mashudi
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar berbelanja di minimarket yang menjual produk UMKM asli Kota Kediri. 

SURYA.CO.ID,KEDIRI - Kolaborasi atau kerjasama yang fair akan selalu melahirkan keuntungan yang adil pula. Sebulan sejak diluncurkannya, kerja sama Produk UMKM asli Kota Kediri (Pusaka) dengan toko retail modern Indomaret dan Alfamart telah dirasakan manfaatnya oleh para pelaku usaha kecil di kota itu.

Salah satunya Bagas Alimpad, salah satu pelaku UMKM mengaku selama ini produknya hanya dijual di toko tradisional. Tetapi ketika masuk ke minimarket modern berjaringan, maka produk UMKM itu seperti ikut naik derajat karena akan terjual dengan harga lebih tinggi sehingga ikut mengangkat profit.

"Secara profit sangat berdampak. Secara branding juga terkatrol karena dapat masuk ke retail modern. Paling tidak ada kebanggaan," ungkap Bagas, Kamis (3/6/2021).

Tidak hanya itu, terangkatnya derajat produk UMKM Kota Kediri juga berkat branding di media sosial (medsos) karena bisa masuk ke Indomaret dan Alfamart, yang jumlah gerainya di Kota Kediri mencapai 50 lebih. "Dari segi penjual juga berdampak," ungkapnya.

Bagas menjelaskan, diibaratkan barang yang dijual UMKM masing-masing 10 biji, jika dijumlahkan dengan seluruh gerai retail modern di Kota Kediri maka jumlahnya sudah sangat banyak. Apalagi margin keuntungan produk yang dijual di retail modern juga lebih besar dibandingkan yang dijual di toko tradisional.

"Program Pusaka juga ada impact branding-nya baik sisi online dan offline. Bagi UMKM yang belum "melek" dari kedua sisi itu, sangat terbantu sekali," tambahnya.

Selain ada baliho yang terpasang, setiap kasir di toko retail modern juga diminta menyampaikan bahwa Pusaka merupakan produk UMKM unggulan Kota Kediri. "Kalau program ini jalan, bagi kami ini upaya yang powerful," jelasnya.

Meski begitu Bagas juga mengingatkan para pelaku UMKM tetap melakukan branding sendiri. "Meski produk sudah masuk toko retail modern, jangan terus leha-leha dan santai tidak mengerjakan sisi branding-nya," jelas pemilik sejumlah produk camilan itu.

Kerja sama dengan toko retail modern merupakan terobosan yang bagus yang dilakukan Pemkot Kediri bagi UMKM. Apalagi sudah lebih dari 10 UMKM yang produknya bisa masuk. "Kalau masing-masing UMKM punya setidaknya 10 orang karyawan, maka sudah sekitar 100 orang tenaga kerja yang akan terserap," tambahnya.

Bagas mengharapkan pemda terus membantu marketing dan branding. Karena selama ini masih banyak UMKM yang belum memperhatikan marketing dan branding.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved