Breaking News:

Madura United

Alasan Madura United Lepas Bruno Lopes dan Marckho Sandy

Madura Unietd mulai 'cuci gudang' pemain untuk kompetisi Liga 1 2021. Tim berjulu Sape Kerrab ini melepas dua pemainnya, Bruno Lopes dan Marckho Sandy

istimewa/Madura United Official
Bek Madura United Marckho Sandy harus mengubur mimpinan tak bisia masuk Persebaya 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Madura Unietd mulai 'cuci gudang' pemain untuk kompetisi Liga 1 2021. Tim berjulu Sape Kerrab ini melepas dua pemainnya, Bruno Lopes dan Marckho Sandy.

Kepastian dilepasnya Bruno Lopes dan Marckho Sandy diketahui dari instagram Madura United pada Kasmia (3/6/2021).

Hingga saat ini belum diketahui diapa pengganti Bruno Lopes dan Marckho Sandy di Madura United yang sedang bersiap memnangun tim ke Liga 1 2021.

“Terima kasih untuk kepersamaannya di Madura United. Marckho Meraudje dan Bruno Lopes,” tulis Madura United dikutip dari Instagram @Maduraunited.fc.

Madura United tak memperpanjang kontrak Marckho Sandy yang telah habis musim ini.

Setelah kontraknya tak diperpanjang tim asal Pulau Garam tersebut, tak butuh waktu lama untuk Sandy bergabung dengan tim baru.

Pemain berusia 26 tahun itu sudah diperkenalkan Borneo FC pada Rabu (2/6/2021) bersama dengan lima pemain lainnya.

Tentu dengan kehadiran Sandy pun akan menambah kekuatan lini belakang Borneo FC untuk kompetisi musim 2021 ini.

Sementara itu, pemain asing asal Brasil, Bruno Lopes dilepas oleh Madura United karena tim merasa tidak puas dengan performanya.

Bruno Lopes tampil kurang meyakinkan selama memperkuat Madura United di Piala Menpora 2021.

Bahkan dari empat laga yang telah dilakoni selama turnamen tersebut, Bruno Lopes hanya mencetak satu gol.

Pada dasarnya kepergian Bruno tidak cukup mengejutkan karena selama Madura United menggelar latihan, pemain tersebut tak terlihat.

Padahal tim asuhan Rahmad Darmawan telah menjalani latihan dengan pemain penuh pada 21 Mei lalu.

Dengan dicoretnya Bruno Lopes dari skuad Madura United, pastinya mereka membutuhkan pemain asing anyar untuk menggantinya.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved