Breaking News:

Berita Tuban

Viral Aksi Pasutri di Tuban Ajak Balita Curi Handphone Terekam CCTV, Begini Pengakuan Pelaku

Penyelidikan berhasil mengungkap aksi pencurian handphone yang dilakukan oleh pelaku di enam titik lainnya.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Sudarsono
Pasutri pelaku pencurian handphone saat menjalani proses hukum di Mapolres Tuban, Rabu (2/6/2021). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Sebuah video viral aksi pencurian terekam Closed Circuit Television (CCTV) di sebuah toko bertempat di Jalan Panglima Sudirman, Tuban, Sabtu (22/5/2021).

Aksi tersebut dilakukan pasangan suami istri (pasutri) M Solichin (40) dan
Ula Maisaroh (29) warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Tuban.

Dalam menjalankan aksinya, pasangan tersebut mengajak anaknya yang masih berusia dua tahun.

Berdasarkan rekaman video, pasangan pencuri itu naik sepeda motor lalu berhenti di lokasi saat mengetahui ada sepeda motor lain yang sedang parkir.

Kemudian istri yang menggendong anaknya turun untuk mengambil handphone yang ada di dashboard sepeda motor terparkir tersebut.

Setelah mengambil handphone, lalu pelaku segera meninggalkan tempat dengan memacu gas sepeda motornya.

"Kami mendapat laporan pencurian, setelah dilakukan penyelidikan pelaku ditangkap akhir Mei," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat ungkap kasus, Rabu (2/6/2021).

Perwira menengah itu menjelaskan, penyelidikan berhasil mengungkap aksi pencurian handphone yang dilakukan oleh pelaku di enam titik lainnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu dua handphone merek Samsung, jaket, helm dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku.

"Pelaku ini juga mencuri di titik lain, sudah kami tahan," pungkas mantan Kapolres Madiun.

Sementara itu, pelaku M Solichin saat ditanya aksinya mengajak istri dan anak mengaku dilakukan secara spontan.

Kepada polisi, pelaku berujar sudah dua tahun menganggur dan bekerja serabutan hingga gelap mata melakukan pencurian.

Ia pun kini hanya bisa menyesali perbuatannya tersebut, hingga mengantarnya pada proses hukum.

"Itu saya lakukan spontan, tidak ada rencana mengajak anak istri. Semacam mau jalan-jalan terus lihat sepeda motor parkir saya dekati, kalau ada handphone saya ambil," aku pelaku sambil menunduk malu.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 ke 4E KUHP, ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved