Breaking News:

Berita Nganjuk

Memotivasi Petugas Yang Wilayahnya Bebas Covid-19, Pemkab Nganjuk Rencanakan Pemberian Reward

Usulan reward itu untuk memberikan motivasi lebih baik lagi pada petugas dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Petugas gabungan tim satgas Covid-19 terjun langsung untuk mengimbau warga mematuhi prokes agar tidak tertular Covid-19. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Selain meningkatkan pengawasan dan pencegahan penularan Covid-19, Rakor Evaluasi PPKM Mikro di Kabupaten Nganjuk juga mengusulkan pemberian hadiah atau reward untuk petugas atau relawan kesehatan.

Usulan reward itu untuk memberikan motivasi lebih baik lagi pada petugas dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya. Hanya, reward itu akan diberikan pada petugas yang daerahnya sudah bebas Covid-19.

Dijelaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, M Yasin, usulan tersebut nantinya akan dikaji dan dibahas. Tetapi usulan tersebut cukup baik agar penanganan Covid-19 lebih maksimal lagi. "Nanti kita akan koordinasikan dengan pihak terkait atas usulan tersebut," kata M Yasin, Rabu (2/6/2021)

Di samping itu, dikatakan M Yasin, terkait sinkronisasi data segera dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan antara Provinsi dan Kabupaten Nganjuk, atau dengan OPD lain. Itu terkait pekerja migran dan Warga Negara Asing (WNA) yang pulang kampung atau masuk ke Indonesia.

"Dengan demikian data pekerja migran ataupun WNI di semua instansi akan sama atau tidak ada perbedaan sehingga menimbulkan persoalan tersendiri," ucap Yasin.

Sementara dalam rapat virtual, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, berkaitan dengan perbedaan data yang dimiliki beberapa instansi, pihaknya meminta agar disinkronkan di semua lini. Ia berharap semua kabupaten/kota di Jawa Timur melakukan pemantauan harian dan antisipasi terhadap dampak libur panjang Lebaran.

"Terkait dengan pekerja migran, kami harapkan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Dan kami minta kewaspadaan masing-masing daerah yang warganya baru pulang dari berbagai negara. Antisipasi mobilitas mereka dan kemungkinan bertambahnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)," kata Khofifah.

Selanjutnya, ungkap Khofifah, pelaksanaan PPKM Mikro tetap dijaga supaya penjagaan di lini terbawah tetap terkontrol. Hal itu penting dalam rangka mencegah kembali melonjaknya angka kasus positif Corona yang saat ini sudah terjaga dengan baik.

"Tentunya kita semua berdoa agar pandemi Covid-19 ini segera selesai dan kondisi kembali normal," tutur Khofifah. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved