Breaking News:

Berita Trenggalek

Puluhan Guru PNS di Kabupaten Trenggalek Belum Berijazah S-1

Rencananya, mereka akan dimutasi ke bagian tenaga kependidikan selain guru atau staf tata usaha.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Foto Ilustrasi, seorang guru di Kabupaten Trenggalek mengajar dengan penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Puluhan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Trenggalek belum berijazah S-1.

Rencananya, mereka akan dimutasi ke bagian tenaga kependidikan selain guru atau staf tata usaha.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek Totok Rudijanto menjelaskan, jumlah guru PNS yang belum berijazah S-1 sebanyak 45 orang.

Rinciannya, 32 guru sekolah dasar dan 13 guru sekolah menengah pertama.

Totok mengatakan, rencana untuk memindahkan mereka ke posisi lain mengacu pada aturan Undang-Undang RI Nomor 14 tahun 2005.

Aturan dalam undang-undang itu mengharuskan guru memiliki kualifikasi akademik sarjana atau diploma empat.

“Mereka adalah guru yang sudah lama mengajar, tepatnya sebelum peraturan itu ada. Sehingga kami berusaha mencarikan solusi terbaik,” kata Totok, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Usai Upacara, Wali Kota Blitar Ikut Kenduri Pancasila di Istana Gebang

Baca juga: Upacara Grebeg Pancasila di Istana Gebang Kota Blitar Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Keputusan mutasi menjadi pejabat fungsional umum di Disdikpora, menurut dia, adalah langkah terbaik.

Totok mengatakan, sebenarnya pemkab telah meminta para guru itu untuk berkuliah agar memenuhi standar kualifikasi mengajar yang ditetapkan dalam undang-undang.

Namun, 45 guru itu enggan untuk duduk di bangku universitas.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved