Selasa, 5 Mei 2026

Berita Jember

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Forkopimda Jember Ikuti Upacara Virtual Pakai Pakaian Adat

Para pejabat Pemkab Jember memakai pakaian adat khas Jember saat mengikuti upacara virtual

Tayang:
Penulis: Sri Noviyanti | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/sri wahyunik
Jajaran Forkopimda Kabupaten Jember berfoto bersama usai peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Jajaran Forkopimda Jember mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni secara virtual di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Selasa (1/6/2021).

Para pejabat Pemkab Jember memakai pakaian adat khas Jember saat mengikuti upacara virtual yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo tersebut.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan pemakaian pakaian adat di Upacara Hari Lahir Pancasila itu merupakan instruksi dari pemerintah pusat.

"Memang ini instruksi dari pusat, tetapi kami bahagia. Karena ini menunjukkan keanekaragaman Indonesia. Indonesia ini ada karena perbedaan, berbagai macam suku," ujar Bupati Hendy, usai upacara.

Menurutnya, generasi muda harus tahu tentang keanekaragaman budaya di Indonesia.

Menanggapi pesan dari Presiden Joko Widodo tentang kewaspadaan terhadap ideologi radikal transnasional.

Kewaspadaan ini harus dimiliki oleh semua elemen masyarakat Indonesia.

Kata Jokowi ideologi transnasional radikal ini merambah melalui kecepatan dan kecanggihan teknologi informasi yang bisa diakses semua kalangan.

Baca juga: Cegah Kerumunan saat PPDB SMP Kabupaten Tulungagung, Lakukan Prapendaftaran Lebih Dulu

Baca juga: Ban Bocor di Kabupaten Tuban? Tak Perlu Khawatir, Ada Jasa Tambal Ban Online yang Siap Datang

Menurut Jokowi, diperlukan cara-cara luar biasa untuk menangkal ideologi radikal tersebut, antara lain dengan ilmu pengetahuan, kekuatan teknologi informasi yang berkeIndonesiaan, juga Pancasila yang menjadi pondasi.

Jokowi mengatakan semua pihak harus membumikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi mewujudkan Indonesia maju.

"Untuk menangkal radikalisme ini memang tugas bersama. Harus diantisipasi bersama, oleh semua elemen masyarakat, tidak hanya Forkopimda. Harapan kami, masyarakat proaktif jika ada pendatang baru di sekitarnya, ikut memantau untuk mengantisipasi munculnya bibit radikalisme di sekitar kita," kata Bupati Hendy.

BACA BERITA JEMBER LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved