Berita Ponorogo

Kadinkes Ponorogo Rahayu Kusdarini Pensiun, Segudang PR Menanti Penerusnya

Kadinkes yang akan menjadi penerusnya mempunyai segudang pekerjaan rumah (PR) terutama dalam penanganan Covid-19

SURYA.CO.ID/Sofyan Arif Candra Sakti
Kadinkes Ponorogo, Rahayu Kusdarini. 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini atau yang akrab disapa Irin memasuki masa pensiun per 31 Mei 2021.

Ia pensiun setelah 5,5 tahun memimpin Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo.

Irin mengungkapkan, siapapun Kadinkes yang akan menjadi penerusnya mempunyai segudang pekerjaan rumah (PR) terutama dalam penanganan Covid-19 di Bumi Reog.

"Saat ini Covid-19 belum berakhir dan tidak tahu kapan berakhirnya. Sedangkan masyarakat sudah mulai lelah dan jenuh sehingga banyak yang mencaci para Nakes," kata Irin, Senin (31/5/2021).

Setiap waktu Kadinkes harus bisa merayu para Nakes agar tetap semangat meskipun hujatan datang bertubi-tubi.

"PR besar lain untuk Kadinkes adalah menyelesaikan vaksinasi untuk Lansia dan Pelayanan Publik pada bulan Juni, ini sesuai intruksi Menkes," lanjut Irin.

Menurut Irin, pekan ini vaksinasi untuk pelayanan publik bisa selesai.

Baca juga: Pemkot Kediri Gelar Talkshow Skema Alternatif Pembangunan Infrastruktur

Baca juga: Langgar Prokes di Tempat Hiburan Malam Kota Surabaya, Sejumlah Pengunjung Disanksi Denda

Baca juga: Bantuan Paket Sembako untuk Warga yang Lakukan Isolasi Mandiri di Kota Kediri

Sedangkan dari target sekitar 100 ribu Lansia, saat ini yang sudah selesai tervaksin belum sampai 10 ribu orang.

"Covid-19 di ponorogo belum reda. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin tapi grafiknya stagnan bahkan potensi naik masih ada. Ini jadi PR Kadinkes nanti," tambah dokter gigi ini.

Dalam kesempatan itu, Irin juga sempat mengenang pertama kali menjadi PNS tahun 1989 di Puskesmas Slahung.

Setelah itu Irin dipercaya untuk menjadi Kepala Puskemas Nailan lalu menjadi Kepala Puskemas Kauman dan terakhir menjadi Kadinkes Ponorogo.

"Sukanya saat bisa memperjuangkan kesehatan masyarakat mulai dari pembuahan sampai menjelang meninggal," kata Irin.

Irin mengaku bahagia ketika program yang digagas Dinkes bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Dukanya ketika masih menerima hujatan dari kanan kiri saat menurut kami sudah melakukan yang terbaik," terang Irin.

"Tetapi itu tidak menjadikan kami patah semangat justru menjadi cambuk untuk semakin giat bekerja," pungkasnya.

BACA BERITA PONOROGO LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved