Berita Madiun
Rasa Daun Jeruk Jadi Pembeda Sambel Pecel 99 Madiun, Digemari SBY, Sri Mulyani Sampai Didi Kempot
"Yang spesial biasanya ada jantung pisang, tetapi itu adanya kalau sedang musim," terang Ajeng.
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID,MADIUN - Nasi pecel menjadi salah satu dari ribuan khasanah kuliner tradisional Nusantara yang tak lekang oleh waktu. Di Jatim, nasi pecel sudah dijadikan identitas daerah seperti pecel Blitar, Ponorogo, Kediri bahkan pecel Surabaya pun ada.
Jangan lupakan pecel Madiun, bahkan ada yang menyebut bahwa Kota Madiun konon merupakan cikal bakal munculnya makanan kaya sayuran itu. Karena memang Kota Madiun dikenal sebagai gudangnya pecel.
Yang membedakan dengan kota lain, di Kota Madiun kita bisa menemukan kuliner pecel 24 jam setiap hari di kota ini. Satu di antara sekian banyak warung pecel di Kota Madiun, ada satu warung pecel yang sangat terkenal, yakni Pecel 99.
Sesuai dengan namanya, warung Pecel 99 beralamat di Jalan Cokro Nomor 99 Kota Madiun. Warung Pecel 99 buka 24 jam setiap hari dan pembeli bisa makan di tempat atau bisa juga dibungkus untuk disantap di rumah.
Cucu pemilik Pecel 99, Rahajeng Maherdika (24), menuturkan, Pecel 99 sudah dibuka sejak tahun 1987. Pecel 99 pertama kali dibuka oleh nenek dan kakeknya, Hery Murti (almarhum) dan Karyono.
"Hingga saat ini, sambel pecelnya masih dibikin sendiri oleh kakek saya, Karyono," kata wanita akrab disapa Ajeng ini, saat ditemui di warungnya, Senin (31/5/2021).
Ia menuturkan, yang membedakan Pecel 99 dengan warung pecel lain adalah kelezatan sambal pecelnya. Sambel pecel di Pecel 99 menggunakan kacang yang disangrai dan dicampur dengan irisan daun jeruk.
"Yang membedakan Pecel 99 dengan warung pecel lain adalah sambelnya, sambel pecel di tempat kami lebih terasa daun jeruknya. Itu yang disukai para pelanggan kami," katanya.
Selain itu, sayuran di warung Pecel 99 juga sangat lengkap. Di antaranya, daun singkong, daun bayam, kacang panjang, krai, bunga turi, dan terkadang ada jantung pisang alias ontong. "Yang spesial biasanya ada jantung pisang, tetapi itu adanya kalau sedang musim," terang Ajeng.
Pembeli bisa memilih 12 macam lauk. Di antaranya lidah, paru, empal, usus, ayam goreng kampung, telor, dan beragam lauk yang lainnya. "Kalau yang paling banyak disukai, ya paru, lidah, sama empal," ujarnya.
Dengan harganya yang ramah di kantong, pecel 99 tetap mendapat tempat di hati masyarakat. Karena Seporsi pecel tanpa lauk hanya Rp 8000, sedangkan harga lauk berkisar mulai Rp 1000 hingga Rp 18.000.
Selain pecel, warung Pecel 99 juga menyediakan menu lain yang tdak kalah lezat. Antara lain, Nasi Sambel Bali, Rawon, dan Garang Asem Ayam Kampung. Untuk minuman, selain es jeruk dan es teh, juga terdapat minuman andalan yang enak, yaitu wedang Spesial Jahe Rempah. Satu gelasnya dijual Rp 7.000.
Ajeng mengatakan, Pecel 99 memang jadi langganan para pejabat. Buktinya, di warungnya terpampang beberapa foto pejabat yang makan di warung Pecel 99.
Beberapa pejabat yang pernah singgah di antaranya, mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sri Sultan HB X, Emha Ainun Najib, Didi Kempot, dan masih banyak lainnya. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sambel-pecel-madiun-99.jpg)