Berita Gresik
Tugu Gapura Naga Giri Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Gresik Rawan Ambrol, Kondisinya Memprihatinkan
Tugu gapura selamat datang di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Dahanrejo, Kecamatan Kebomas Gresik rawan ambrol.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
SURYA.co.id | GRESIK – Tugu gapura selamat datang di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Dahanrejo, Kecamatan Kebomas Gresik rawan ambrol.
Bangunan di sisi sebelah kiri atau pintu masuk Gresik dari arah Lamongan dipasang banner bangunan rawan ambrol.
Tugu merupakan CSR PT Petrokimia Gresik tahun 2015 itu kondisinya memprihatinkan.
Dipasang sejumlah bambu yang menutup pintu masuk dan beberapa kawat agar masyarakat tidak masuk ke dalam bangunan.
Dibalik banner larangan masuk, area dalam tugu, banyak pecahan batu alam yang berserakan. Mulai berukuran besar dan kecil.
Tugu kembar yang menelan anggaran sebesar Rp 7 miliar itu kondisinya ditumbuhi rumput liar.
Batu alam yang dipasang hingga tinggi menjulang kondisinya rawan lepas. Bahkan ada sebagian sisi bangunan yang batu alamnya sudah lepas, ada pula yang masih menganga. Hal ini dapat membahayakan masyarakat yang berada di sekitar tugu gapura tersebut.
“Patung naga giri-nya juga ditumbuhi rumput liar,” ucap Iswahyudi, warga yang sedang beristirahat setelah bersepeda.
Padahal, ikon Naga Giri sebagai simbol mencerminkan ciri Gresik sebagai Kota Wali. Disetiap tugu gapura terdapat patung Naga Giri.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Najikh saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya membenarkan jika bangunan tersebut rawan ambrol. Lebih tepatnya pada bagian batu alam di bagian luar.
Pihaknya juga sudah memasang papan pengingat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, batu alam yang menempel itu sering lepas.
“Beberapa kali memang lepas dan jatuh, batu batu alam di sisi luar yang masang dulu PU, kami hanya merawat, daripada bahaya kita kasih info ke masyarakat,” terangnya, Minggu (30/5/2021).
Najikh menyebut, kondisi bangunan itu rawan ambrol sudah dua tahun belakangan ini. Hal ini berdasarkan laporan dari pasukan taman DLH Gresik. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk mengajukan anggaran perbaikan.
“Sudah ajukan renovasi cuman kena refocusing karena covid-19, mungkin menyesuaikan dengan anggaran.
Kalau total besar anggaran saya lupa persisnya, sudah ada speknya kok,” tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tugu-gapura-naga-giri-rawan-ambrol.jpg)