Breaking News:

Berita Sampang

Bersandal dan Berkaos, Tetapi Berwawasan; Para Pengusaha Muda Sampang Bersatu Pulihkan Ekonomi

Pembentukan KPMS itu dilakukan di Caffe 03 Desa Taddan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang pada 25 Mei 2021 lalu.

Editor: Deddy Humana
surya/hanggara pratama
Para pemuda pengusaha membentuk Komunitas Pengusaha Milenial Sampang (KPMS) di Caffe 03 Desa Taddan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, 25 Mei 2021 lalu. 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Upaya membantu masyarakat serta memulihkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19, memang perlu kerjasama. Cara itu dilakukan para pemuda di Sampang untuk membantu mengurangi pengangguran,yaitu dengan membentuk Komunitas Pengusaha Milenial Sampang (KPMS).

Jangan dibayangkan kalau mereka adalah pengusaha besar yang berpenampilan necis dan bermobil. Kebanyakan malah memakai sandal jepit dan berkaos oblong. Tetapi mereka adalah para pemuda yang aktif memiliki usaha di berbagai bidang.

Mereka bertemu dan disatukan semangat yang sama, yaitu membentuk wadah agar memiliki kekuatan sebelum membantu sesama yang terimbas pandemi. Pembentukan KPMS itu dilakukan di Caffe 03 Desa Taddan Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang pada 25 Mei 2021 lalu.

Meski kebanyakan masih muda, namun mereka serius menyusun struktur organisasi KPMS, dan terpilih Badrus Sholeh sebagai ketua. Badrus yang merupakan pengusaha di bidang kuliner dan konveksi.

"Saya bersama rekan-rekan terketuk untuk membentuk suatu komunitas, karena selama ini banyak para pemuda milenial yang memiliki geliat untuk berwirausaha namun belum ada wadahnya," kata Badrus, Jumat (28/5/2021).

Menurutnya, KPMS terdiri dari pengusaha di berbagai bidang seperti pemilik kafe, usaha kuliner, minuman, konveksi, sablon dan sebagainya.

"Di Sampang, ada banyak para pemuda yang memiliki usaha. Jadi ke depannya KPMS akan menjadi wadah para milenial untuk sharing agar semakin berdaya saing dan berkembang usahanya," ungkap pria asal Desa Aengsareh, Kecamatan Sampang Kota tersebut.

Ia menambahkan, KPMS akan membantu pemda mendorong para pemuda yang baru lulus sekolah agar memiliki mindset berwirausaha untuk mengurangi angka pengangguran.

"Kita akan berusaha membuka mindset para pemuda untuk berwirausaha, karena sekecil apapun usahanya pasti akan berdampak juga kepada masyarakat sekitar," pungkasnya. HANGGARA PRATAMA

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved