Sabtu, 2 Mei 2026

Upaya Kelurahan Putat Jaya Agar Warga Eks Lokalisasi Lebih Paham Cara Hidup Sehat

Berikut upaya Kelurahan Putat Jaya agar warga eks lokalisasi lebih paham cara hidup sehat.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Istimewa
Ilustrasi - Upaya Kelurahan Putat Jaya Hidup Sehat 

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.CO.ID - Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan Surabaya, berupaya agar warga eks lokalisasi lebih paham cara hidup sehat.

Upaya tersebut fokus pada pengetahuan masyarakat tentang pentingnya sanitasi.

Dalam pelaksanaannya, Pokja STBM (Kelompok Kerja Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) Kelurahan Putat Jaya mengajukan proposal ke Universitas Petra untuk dibantu pembangunan jamban sehat, se-Kelurahan Putat Jaya.

Maya Santyawati, Amd.KL selaku sanitarian Puskesmas Putat Jaya, sekaligus pembina Pokja STBM Putat Jaya menjelaskan, kegiatan ini sebenarnya termasuk dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM).

Program PKM merupakan kegiatan berkelanjutan (sustainable) pengabdian masyarakat bermetode service learning sejak tahun 2016.

Tujuannya adalah untuk ikut mensukseskan dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanakan program Campus Goes To Kampung dalam rangka pemberdayaan warga terdampak eks-lokalisasi di kota Surabaya yang merupakan mitra kegiatan.

Program ini diinisiasi oleh Wali Kota Tri Rismaharini dan Pemerintah Kota Surabaya melalui Departemen Sosial yang berkerjasama dengan Kopertis VII. Untuk itu Perguruan Tinggi yang ada diminta untuk berperan aktif terhadap dampak penutupan lokalisasi tersebut.

Maya mengaku bahwa masih banyak rumah yang tidak memiliki toilet atau jamban sehat.

"Keberdayaan sanitasi lingkungan lebih baik dimana jumlah kepala keluarga yang belum memiliki toilet/jamban sehat 7 rumah. Sebagian infrastruktur kesehatan tersebut dilakukan melalui pengabdian masyarakat bermetode service learning pada mata kuliah Ilmu Lingkungan," jelas Maya, Senin (24/5/2021)

Solusi metode aplikatif yang digunakan pada kegiatan ini diawali dengan monitoring kondisi terakhir di lokasi mitra dan mengevaluasi apakah semua program terdahulu berjalan dengan lancar atau ada kendala.

Dilanjutkan dengan studi kepustakaan dan analisis program, sehingga kegiatan ini jelas, terstruktur, dapat diukur dan berkelanjutan. Selain itu dapat berdampak langsung bagi warga.

Kegiatan ini melibatkan Dosen Universitas Petra Dr.rer.nat. Ir. Surya Hermawan, ST., M. Eng, IPM, selaku penggagas, Dosen S3 dan S1 Teknik Sipil UK Petra dan Dosen Program Profesi Insinyur UK Petra.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved