KKB Papua
Polri Pastikan Teroris KKB Papua akan Diburu Densus 88, ini Update Terbaru Kekuatan Tempur OPM
Polri memastikan bahwa teroris KKB Papua akan segera diburu oleh Densus 88. Seperti apa update terbaru kekuatan tempur OPM?
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id - Polri memastikan bahwa teroris KKB Papua akan segera diburu oleh Densus 88.
Pernyataan Polri ini menjawab pertanyaan terkait mengapa Densus 88 Antiteror belum diterjunkan untuk memburu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Padahal, KKB Papua telah ditetapkan pemerintah sebagai organisasi teroris.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan mengatakan, Densus 88 masih menunggu intruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk diturunkan di Papua.
"Pelibatan itu menunggu instruksi" kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (19/5/2021).
Baca juga: Update Kekuatan Teroris KKB Papua Kini Punya 150 Pasukan, Simpatisannya Diduga Lebih Banyak Lagi
Baca juga: Teroris KKB Papua Ambil Kesempatan, Adang Satgas Pamrahwan Saat Mobil Mogok, ini Kronologinya
Seperti dilansir dari WartaKotalive.com dalam artikel 'Densus 88 Pasti Dilibatkan Bantu Tumpas KKB Papua, tapi Masih Tunggu Instruksi Kapolri'
Ia memastikan Densus 88 pasti akan dilibatkan usai penetapan KKB Papua sebagai teroris.
Tim Densus nantinya akan membantu Satgas Nemangkawi dalam mengejar para pelaku.
"Tentunya pasti ada pelibatan," ucapnya.
Sementara itu, update terbaru tentang kekuatan teroris KKB Papua saat ini mereka diprediksi punya 150 pasukan.
Namun, jumlah simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua diduga lebih banyak lagi.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Ahmad Ramadhan.
Ramadhan mengatakan, TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi telah memetakan kekuatan KKB Papua.
Menurut Ramadhan, jumlah anggota KKB Papua mencapai 150 orang.
"Kurang lebih 150-an orang ya. Kurang lebih anggota KKB itu 150 orang yang militan," kata Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (19/5/2021).
Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'KKB di Papua Dipetakan, Polri: Jumlahnya Capai 150 Orang'
Kendati begitu, simpatisan KKB Papua diyakini lebih banyak lagi.
Ramadhan menyatakan, satgas belum mengetahui secara pasti jumlah para simpatisan KKB Papua.
"Namun simpatisannya kami belum bisa mengetahui jumlahnya berapa," ujar dia.
Terkait kasus serangan terhadap dua anggota TNI AD di area Bandar Udara Nop Goliat Deikai, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Selasa (18/5/2021), Ramadhan mengatakan bahwa satgas terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Para pelaku yang terlibat penyerangan itu diperkirakan berjumlah 20 orang.
Dia pun mengatakan, berbeda dengan anggota KKB Papua yang melakukan penyerangan menggunakan senjata api, serangan terhadap dua anggota TNI AD itu diduga menggunakan senjata tajam.
"Diduga pelakunya kurang lebih 20 orang dan saat ini TNI-Polri masih melakukan pengejaran," ucap Ramadhan.
Wilayah Mimika Masih Aman dari Aksi Teroris KKB Papua
Sementara itu, ada beberapa wilayah di Papua yang sampai saat ini masih aman dari aksi teroris KKB Papua.
Seperti diketahui, intensitas teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin meningkat baru-baru ini.
Pihak Satgas Nemangkawi juga terus melakukan pengejaran dan penindakan hukum.
Wilayah di Papua yang masih aman sampai saat ini adalah Mimika.
Hal itu disampaikan oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata.
"Sampai saat ini Mimika masih aman, termasuk Tembagapura," ucap Era, seperti dilansir Antara, Selasa (18/5/2021).
Kendati situasi masih aman, jajaran Polres Mimika termasuk di semua Polsek yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Puncak terus meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi kemungkinan KKB Papua bergerak ke Mimika.
"Antisipasi yang kami lakukan yaitu deteksi dini jika kelompok ini menyeberang ke wilayah Mimika karena ada beberapa distrik seperti Tembagapura, Hoeya, Jila Alama itu berbatasan langsung dengan Kabupaten Puncak," tutur Era.
"Jika mereka sampai masuk ke wilatah Mimika sudah tentu akan dilakukan langkah-langkah penegakan hukum.
Ada beberapa wilayah di Mimika yang rawan dimasuki KKB Papua seperti Distrik Tembagapura yang jadi pusat operasi perusahaan tambang PT Freeport Indonesia.
Sejumlah anggota KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen diketahui pernah melakukan serangkaian aksi penembakan di wilayah Tembagapura.
KKB Papua bahkan pernah melakukan penembakan di pusat perkantoran PT Freeport Indonesia di Kauala Kencana pada 30 Maret 2020.
Aksi KKB Papua tersebut menewaskan seorang pekerja asal Selandia Baru, Graeme Thomas Wall.
Ikuti berita tentang KKB Papua di Surya.co.id.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/polri-pastikan-teroris-kkb-papua-akan-diburu-densus-88.jpg)