Berita Lifestyle

Gaun Pesta Hijau Elegan Rancangan Desainer Leonardo, Terinspirasi dari Zamrud Khatulistiwa

Sebuah gaun pesta dengan siluet rok depan lurus dirancang oleh desainer muda Leonardo Enriko Avelino.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumen Pribadi
Gaun pesta berwarna hijau emerald yang terinspirasi dari Zambrud Khatulistiwa rancangan desainer muda Leonardo Enriko Avelino. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebuah gaun pesta dengan siluet rok depan lurus dirancang oleh desainer muda Leonardo Enriko Avelino.

Gaun berwarna hijau yang anggun tersebut semakin menawan dengan belahan paha yang tinggi serta tambahan ekor berbahan sifon.

"Seolah memberikan volume pada gaun yang simple tersebut," kata Leonardo, Jumat (21/5/2021).

Sementara pada bagian atas, gaun tersebut bermodel off the shoulder yakni potongan asimetris di mana bahu terbuka namun hanya pada satu bagian.

Model yang membuat garis leher lebih edgy ini dipadukan dengan detail cold shoulder pada bagian lengan yang panjang.

"Saya ingin menampilkan potongan gaun yang sederhana, flowy, den elegan," ungkap desainer kelahiran Surabaya, 23 Juni 2002 ini.

Gaun tersebut terinspirasi dari julukan Indonesia yakni Zamrud Khatulistiwa. Leonardo ingin menggambarkan keindahan Indonesia lewat busana yang ia rancang.

"Indonesia dikenal sebagai paru-paru dunia. Oleh karena itu saya mengambil warna alam yang menyegarkan, yakni hijau," katanya.

Selain itu, menurutnya warna hijau emerald merupakan warna sakral dari Jawa. Tidak sedikit pula dari para pecinta ajang pageant yang mencari dan memilih warna tersebut.

"Kali ini, saya menggunakan material tule bordir dan sifon. Sementara untuk detail, saya tambahan mutiara dan kristal," kata Leonardo.

Untuk menambah keindahan, dirinya menambahkan aksesori kelat bahu berwarna emas pada salah satu lengan

"Kelat ini menggambarkan keindahan dan kewibawaan sehingga memberi kesan seperti ratu Jawa," urai Leonardo.

Busana tersebut dapat dikenakan oleh perempuan pada usia remaja sampai dewasa.

"Perawatannya, sebaiknya gaun disimpan di dalam cover. Mencucinya, dengan cara dry clean atau cuci kering sehingga tidak merusak detail payet dan tulle," terangnya.

Melalui busana tersebut, Leonardo berharap bisa ikut mengkampanyekan cinta Indonesia.

"Semoga bisa menyadarkan masyarakat untuk merawat alam Indonesia sebagai paru-paru dunia," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved