Breaking News:

Alasan Menko Airlangga Hartarto Sebut Penerima Kartu Prakerja adalah Pahlawan Kebangkitan Nasional

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut para penerima Kartu Prakerja adalah calon Pahlawan Kebangkitan Nasional.

Editor: Adrianus Adhi
Istimewa
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto 

SURYA.co.id, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut para penerima Kartu Prakerja adalah calon Pahlawan Kebangkitan Nasional.

"Kita membutuhkan ujung tombak yaitu orang-orang yang tidak menyerah pada keadaan, mau berubah, mau bangkit, mau meningkatkan kemampuan, mau menerima tantangan, serta mau memberikan manfaat kepada orang lain. Dan saya yakin, semua yang mengikuti Kartu Prakerja memiliki kemauan itu dalam dirinya," kata Menko Airlangga Hartarto dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Kamis (20/5/2021).

Untuk diketahui, lebih dari 5,5 juta orang tercatat sebagai penerima Program Kartu Prakerja pada tahun 2020. Tahun 2021 (per 18 Mei 2021) tercatat lebih dari 2,7 juta orang jadi penerima program tersebut. Pada tahun 2021, lebih dari 62 juta orang mendaftar di website Kartu Prakerja.

Sebagai tambahan, pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar 4,9 triliun rupiah sebagai insentif kepada para penerima Program Kartu Prakerja.

Lembaga survei independen Cyrusnetwork juga merilis kalau hasil survei persepsi penerima Program Kartu Prakerja menyatakan 80,9% responden setuju dan 15,1% responden sangat setuju setelah mengikuti berbagai pelatihan Prorgam Kartu Prakerja.

Kemudian, 72% responden setuju dan 26% sangat setuju bahwa Program kartu prakerja berfugsi sebagai jaring pengamanan sosial di tengah pandemi. Program ini juga menurunkan tingkat pengangguran di antara penerima Kartu Prakerja.

Menurut Airlangga terjadi peningkatan sebesar 13% dalam jumlah kelompok wirausaha melalui Program Kartu Prakerja.

"Jika hal itu terjadi secara masif tentu akan dapat mengangkat produktivitas dan ekonomi nasional. Para penerima Kartu Prakerja mampu mengangkat kepala dan tidak lagi menjadi calon, namun sudah menjadi Pahlawan Kebangkitan Nasional di untuk ekonomi Indonesia," tambah Airlangga.

Menko Airlangga menegaskan bahwa kunci kesuksesan Program Kartu Prakerja bukan hanya pada penyelenggara atau seberapa besar dana yang digelontorkan oleh Pemerintah, tetapi juga pada perubahan positif yang terjadi pada penerima Kartu Prakerja.

Program ini juga wujud kerjasama Pemerintah dan swasta dalam melayani masyarakat dengan semangat gotong royong demi SDM unggul, Indonesia maju.

Kartu Prakerja tidak hanya untuk mereka yang sedang mencari pekerjaan, namun juga untuk pekerja/buruh yang terkena PHK dan pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Untuk merespon dampak dari pandemi COVID-19, Program Kartu Prakerja diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang dirumahkan maupun pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak penghidupannya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved