Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Tarif Jasa Galangan Kapal bakal Naik 30 Persen, Iperindo Jatim Gencar Sosialisasi

Ketua Iperindo Jatim Momon Hermono bersama Wakil Ketua DPP Iperindo Anita Tri Utami memberi keterangan soal rencana kenaikan tarif jasa galangan kapal

surya.co.id/sri handi lestari
Ketua Iperindo Jawa Timur Momon Hermono bersama Wakil Ketua DPP Iperindo Anita Tri Utami memberi keterangan terkait rencana kenaikan tarif jasa galangan kapal, Rabu (19/5/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ikatan Perusahaaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) DPD Jawa Timur menggelar sosialisasi rencana kenaikan tarif jasa galangan kapal.

Hal ini dilakukan setelah sejak tahun 2012 lalu, tarif jasa penggunaan galangan kapal untuk perbaikan dan pengecekan kapal belum mengalami perubahan.

"Sementara banyak hal sejak tahun 2012 yang tarif atau biayanya naik. Sementara kami belum pernah menaikkan tarif jasa kami," kata Momon Hermono, Ketua Iperindo Jawa Timur, Rabu (19/5/2021).

Lebih lanjut Momon mengatakan, mulai tahun 2012, banyak hal yang mengalami kenaikan. Mulai dari inflasi yang sekitar 3 persen per tahun.

Kemudian kurs dolar dari Rp 9.100 di tahun 2012 menjadi Rp 14.000 di tahun ini.

Termasuk kenaikan tarif listrik, industri, dan Upah Minimum Regional (UMR) sebesar 8 persen per tahun.

Bila dibandingkan dengan hal tersebut, tarif galangan kapal tidak pernah ada kenaikan. Bahkan di Jatim, dengan adanya biasa sewa lahan di kawasan pelabuhan untuk melakukan docking kapal, tiap tahun juga mengalami kenaikan.

"Di Jatim, kenaikan sewa lahan dari Pelindo III (PT Pelabuhan Indonesia III, pengelola pelabuhan) tiap tahun terjadi. Mengikuti nilai dari Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) tanah," jelas Momon. 

Dari beberapa jenis tersebut, bila dibandingkan dengan tarif jasa galangan, mengalami ketinggalan hingga 60 persen dalam waktu sembilan tahun.

Karena itu di tahun 2021 ini, pihaknya telah mengajukan kenaikan tarif di Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan.

"Target kami dua bulan pengajuan kami diterima, kemudian sosialisasi dan Agustus bisa langsung berlaku. Kenaikan tidak sampai 60 persen, tapi cukuplah 30 persen," ungkap Momon.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved