Breaking News:

Smartfren Mampu Atasi Lonjakan Traffic Data selama Ramadan dan Idul Fitri 2021 dengan 3 Hal ini

Smartfren berhasil mengatasi lonjakan traffic data yang terjadi sepanjang Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Foto:smarfren
Proses optimalisasi jaringan dan kapasitas yang dilakukan Smartfren menghadapi Ramadan dan Lebaran 2021. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Smartfren berhasil mengatasi lonjakan traffic data sepanjang Ramadan dan Idul Fitri 1442 H, dengan melakukan optimasi jaringan, peningkatan kapasitas, dan penerapan teknologi jaringan.

Optimasi jaringan telah 100 persen diselesaikan sejak memasuki Ramadan, serta peningkatan kapasitas dilakukan sesuai dengan meningkatnya traffic data.

"Langkah-langkah tersebut telah memastikan pelanggan bisa menikmati jaringan Smartfren yang 100 persen 4G untuk mendukung kegiatan online seperti streaming, hingga silaturahmi menggunakan video call maupun media sosial," kata Agus Rohmat, VP Network Operations Smartfren, Selasa (18/5/2021).

Adapun peningkatan traffic data pada Ramadan dan Idul Fitri 1442 H secara year on year mencapai 36 persen.

Wilayah yang memberikan kontribusi terbesar dalam peningkatan akses layanan data ini adalah Jabodetabek dan Jawa Tengah.

Sedangkan kapasitas dan coverage nasional  Smartfren, secara year on year telah berhasil ditingkatkan hingga rata-rata 14 persen sehingga dapat mengatasi peningkatan.

Agus menambahkan, kenaikan traffic data kali ini sedikit lebih tinggi dibandingkan prediksi, namun dapat ditangani dengan baik.

"Mayoritas kenaikan terjadi di wilayah pemukiman, mengingat saat ini tengah diterapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan banyak kegiatan yang dilakukan secara online dari lokasi masing-masing," jelasnya. 

Misalnya silaturahmi dengan kerabat menggunakan video call, akses media sosial, hingga streaming video.

Sebagai antisipasi terhadap kenaikan traffic data tersebut, sebelumnya Smartfren juga menyiagakan Satgas Jaringan dan Network Operations Center (NOC) yang siaga selama 24 jam, sekaligus didukung call centre Smartfren.

Jaringan telekomunikasi Smartfren telah dirancang menggunakan desain full redundant dan memiliki teknologi automatic switch over sehingga perubahan kebutuhan kapasitas bisa disesuaikan dengan cepat.

Teknologi ini juga berkontribusi mempercepat penanganan jaringan, sehingga gangguan bisa diselesaikan kurang dari satu jam.

"Berkat rangkaian antisipasi tersebut, kami berhasil memperkecil jumlah keluhan pelanggan terkait jaringan hingga sebesar 60 persen," ungkap Agus.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved