Breaking News:

KKB Papua Kian Terjepit, OPM Sebar Isu TNI-Polri Pakai Rudal, Kapolda: Hoax, Rumah Mereka yang Bakar

Inilah siasat Tentara Pembebasan Negara Papua Barat (TPNPB), Organisasi Papua Merdeka (OPM) setelah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kian terjepit. 

Editor: Musahadah
dok.humas Polsek Beoga via Kompas.com/kompas.com
Irjen Mathius D Fakhiri membantah ada operasi militer di Papua menggunakan rudal yang ditudingkan jubir OPM Sebby Sembon. 

SURYA.CO.ID - Inilah siasat Tentara Pembebasan Negara Papua Barat (TPNPB), Organisasi Papua Merdeka (OPM) setelah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kian terjepit. 

Bukannya menyerah, OPM justru melancarkan isu yang menyudutkan TNI-Polri. 

Mereka menyebut ada operasi militer di Kabupaten Puncak.

Juru bicara Tentara Pembebasan Negara Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom dalam rilisnya menuding militer dan polisi telah melakukan pengeboman di perkampungan penduduk lokal di Kabupaten Puncak pada 15 dan 16 Mei.

Sebby juga menyebut akibat aksi tersebut, honai hingga gereja terbakar di Distrik Gome.

"Sementara sejak perang dimulai itu, ratusan warga sudah mengungsi ke kampung yang di anggap aman, sebagian ke kota Ilaga menduduki di rumah Kepala dinas Sosial, dan sebagian sudah mengungsi ke Timika dan Nabire," kata dia.

Isu itu langsung dibantah Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri.  

Baca juga: Sosok Asli Lekagak Telenggen Pimpinan Teroris KKB Papua Terungkap, Warga Ilaga Minta Mereka Diusir

Fakhiri menegaskan, sejauh ini aparat keamanan gabungan hanya melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Tidak ada operasi militer yang ada penegakan hukum," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (17/5/2021).

Fakhiri juga membantah tudingan yang menyebut aparat keamanan gabungan menggunakan senjata kaliber berat untuk mengejar KKB.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved