Breaking News:

Berita Malang

Kisah Guru TK di Malang Nyaris Bunuh Diri Diteror Debt Collector, Pinjol Beranak Pinak Rp 40 Juta

Beginilah nasib Mawar, seorang giri TK di Malang nyaris bunuh diri karena tak tahan teror debt collector yang menagih utang online hingga Rp 40 juta

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Iksan Fauzi
Istimewa/Internet
Mawar, korban teror debt collector setelah utang online sampai Rp 40 juta saat ditemui di rumahnya. 

Nahasnya, bunga pinjaman online itu cukup besar.

Dimana satu perusahaan pinjaman online itu, mematok bunga pinjaman sebesar 100 persen dari pinjaman awal.

"Jadi saya itu pinjam Rp 600 ribu, tapi saya suruh bayar Rp 1,2 juta. 100 persen bunganya, tapi karena kepepet saya iya saja," jelasnya.

Dirinya pun semakin resah, ternyata jangka waktu membayar utangnya sangat pendek. Perusahaan pinjaman online itu mematok 5 hari untuk tempo waktu pembayaran.

"Awalnya tujuh hari, namun kenyataannya lima hari saja sudah ditagih saya. Tidak hanya itu, saya pun juga diteror," jujurnya.

Melalui handphone, debt collector pinjaman online itu mengancam akan membunuh dan menggorok lehernya.

Untuk mengentikan teror dari debt collector itu, Mawar pun meminjam uang ke perusahaan pinjaman online lainnya untuk menutupi hutang.

"Hingga saya pinjam sampai 24 pinjaman online itu, dan utangnya sampai Rp 40 juta lebih. Jadi saya bayar utang dengan utang, sampai tergulung utang sendiri," terangnya.

Lapor OJK

Mawar pun akhirnya dikenalkan oleh salah satu pengacara bernama Slamet Yuono.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved