Breaking News:

Berita Malang

Kisah Guru TK di Malang Nyaris Bunuh Diri Diteror Debt Collector, Pinjol Beranak Pinak Rp 40 Juta

Beginilah nasib Mawar, seorang giri TK di Malang nyaris bunuh diri karena tak tahan teror debt collector yang menagih utang online hingga Rp 40 juta

Istimewa/Internet
Mawar, korban teror debt collector setelah utang online sampai Rp 40 juta saat ditemui di rumahnya. 

SURYA.co.id | MALANG - Beginilah nasib mawar (40), seorang giri TK di Malang nyaris bunuh diri karena tak tahan oleh teror debt collector yang menagih utang online atau pinjaman online (pinjol) hingga Rp 40 juta.

Ya, saat ditemui di rumahnya di wilayah Kecamatan Sukun, Kota Malang, Mawar menceritakan tak tahan lagi dengan ulah debt collactor yang menagih utang padanya. 

Mereka para debt collector bahkan mengancam akan membunuh dan memotong lehernya. Tak hanya itu, mereka juga mempermalukan Mawar di media sosial. 

Ancaman dan teror semakin ganas, bahkan dirinya sampai dibuatkan sebuah grup Facebook oleh debt collector.

Isinya adalah keluarganya, suami dan anaknya juga saudara-saudaranya.

"Namanya itu grup open donasi untuk pengutang. Gara-gara itu saya berpikir sampai ingin bunuh diri.

Tapi kasihan anak saya masih umur lima tahun, sehingga saya mengurungkan niat tersebut," tuturnya.

Hal itulah yang membikin Mawar hingga mau bunuh diri

Kronologi terjerat utang lintah udara

Mawar memiliki hutang hingga sekitar Rp 40 juta, yang dipinjam dari 24 aplikasi pinjaman online (pinjol).

Halaman
1234
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved