Breaking News:

Berita Surabaya

Baru Pulang dari Luar Kota, Warga Surabaya Wajib Tunjukkan Hasil Swab Antigen Negatif Covid-19

Cak Eri mengingatkan tugas satgas Covid-19 setempat untuk memastikan warga yang baru pulang dari luar kota telah membawa surat bebas Covid-19.

surya.co.id/bobby constantine koloway
Sejumlah petugas berjaga di beberapa titik perbatasan Kota Surabaya.  

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemkot Surabaya mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 di Surabaya. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun mengantisipasi hal ini mulai dari tingkat kelurahan. 

Pria yang akrab disapa Cak Eri ini menginstruksikan jajaran lurah dan camat berinovasi. Mereka diminta untuk menjaga daerahnya aman dari lonjakan Covid-19. 

Misalnya, Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo yang harus dibangkitkan kembali.

Ini melibatkan seluruh perwakilan lapisan masyarakat untuk menjadi bagian dari satuan petugas (satgas) Covid-19. 

Di antaranya, anggota satgas itu tidak hanya RT/RW dan pengurus lainnya saja. Namun,juga melibatkan semua unsur untuk menjadi bagian dari satgas. 

"Mulai dari perwakilan karang taruna, kader dan ibu PKK. Dengan begitu semuanya tersentuh, karena kedekatan emosional itu juga berpengaruh,” kata Cak Eri saat memberikan pengarahan kepada lurah se-Surabaya, Selasa (18/5/2021). 

Pengarahan ini diberikan kepada seluruh lurah, camat serta kepala puskesmas se-Surabaya.

Dalam arahannya, ada beberapa poin penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kuartal II tahun 2021 dan pengendalian kasus Covid-19 pasca libur lebaran.

Camat juga harus mewaspadai mobilitas warganya. Dibantu dengan lurah, RT/RW maupun tiga pilar. 

Hal ini menjadi penting dilakukan demi mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur lebaran.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved