Breaking News:

Berita Gresik

Kejari Gresik Tunggu Salinan Putusan MA terkait Bebasnya Sekda Gresik Nonaktif Andhy Hendro Wijaya

Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menunggu salinan putusan Mahkamah Agung yang memenangkan kasasi Sekda Gresik non aktif Andhy Hendro Wijaya.

surya.co.id/sugiyono
TEBAR SENYUMAN - Terdakwa Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya (baju batik) saat meninggalkan ruang sidang PN Tipikor Surabaya dengan menebar senyum, Jumat (24/1/2020). Kejari Gresik kini menunggu salinan putusan kasasi Andhy dari MA. 

SURYA.co.id | GRESIK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menunggu salinan putusan Mahkamah Agung yang memenangkan kasasi Sekda Gresik non aktif Andhy Hendro Wijaya.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus  Kejari Gresik, Dymas Adji Wibowo, mengatakan, terkait petikan putusan MA nomor 2685 K/Pid.Sus/2020, yang sudah turun ke Pengadilan Negeri Gresik masih dipelajari oleh tim Pidsus.

Sebab, salinan putusan belum diterima, sehingga belum mengetahui poin-poin dalam putusan tersebut. 

Selain itu, tim Pidsus masih menunggu petunjuk dari Kepala Kejari Gresik untuk melakukan upaya peninjauan kembali (PK) atas putusan MA yang membebaskan terduga terdakwa Andhy. 

Terdakwa diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi di Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik pada 2018. Saat itu, Andhy sebagai Kepala BPPKAD. 

"Kita masih pelajari berkas-berkas yang melibatkan Sekda Gresik non aktif Andhy. Selanjutnya, menunggu perintah Kajari. Sampai saat ini salinan putusan belum kami terima," kata Dymas. 

Lebih lanjut Dymas mengatakan, langkah awal yang dilakukan tim Pidsus Kejari Gresik atas turunnya petikan MA yaitu mengeksekusi putusan tersebut.

Eksekusi dilakukan pada Selasa (11/5/2021). "Yang bersangkutan sudah kami eksekusi. Sepekan sebelum hari raya idul Fitri," imbuhnya. 

Sebelumnya, penasihat hukum terdakwa Andhy, yaitu Hariyadi telah mengirim surat ke Pemkab Gresik terkait putusan MA atas kasus Sekda Gresik non aktif.

Surat tersebut meminta Bupati Gresik mencabut penetapan nonaktif Andhy sebagai PNS. 

"Kita kirim surat ke Pemkab Gresik atas turunnya petikan putusan dari MA. Kita ingin status PNS klien kami segera dicabut," kata Hariyadi. 

Sebelumnya Sekda Kabupaten Gresik Andhy ditetapkan tersangka oleh penyidik Kejari Gresik, pada Senin (21/10/2019).

Penetapan tersebut atas dugaan korupsi pemotongan dana insentif pegawai BPPKAD Kabupaten Gresik tahun 2018. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved