Breaking News:

Liputan Khusus

Asrama Haji Siapkan 480 Bed Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pasca Lebaran

Sugianto berharap, masyarakat lebih cerdas memaknai setiap kebijakan dari pemerintah terutama mengenai aturan larangan mudik.

Editor: Titis Jati Permata
Humas Pemprov Jatim
Proses tes swab PCR PMI yang datang untuk dikarantina di Asrama Haji Surabaya oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, di Asrama Haji Surabaya. 

"Sedangkan kalau warga luar Kota Surabaya diminta untuk kembali ke daerah asal," tuturnya.

Penanganan TKI

Sementara itu Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau lazim disebut TKI telah menjalani karantina di tiga gedung Asrama Haji ada 6.689 orang.
Jumlah tersebut bisa bertambah pada beberapa hari ke depan.

Mengingat jumlah PMI asal Jatim sekitar 14 ribu orang, dan akan terus berdatangan hingga Juli 2021.

Belasan ribu PMI dipulangkan oleh negara-negara tempat mereka bekerja, karena masa kontraknya telah habis.

Sugianto mengatakan, proses karantina terhadap PMI yang diupayakan Pemprov Jatim tersebut bersifat antisipatif terhadap potensi lonjakan kasus, serta penularan Covid-19 varian jenis baru yang belakangan telah muncul di sejumlah negara.

Para PMI itu harus menjalani masa karantina yang berlangsung kurun waktu lima hari.

Dua hari masa karantina dilakukan oleh kewenangan Pemprov Jatim, di Asrama Haji Surabaya dan Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) sebagai rujukan penanganan terhadap PMI yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kemudian, tiga hari sisanya, proses karantina dilakukan di tingkat kabupaten atau kota dengan kewenangan Satgas Covid-19 kabupaten dan kota tempat domisili asal PMI sesuai kartu tanda penduduk (KTP).

Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya (RSLI) berharap, jangan sampai Indonesia mengalami Tsunami Covid 19 seperti yang dialami oleh India.
RSLI juga mengantisipasi varian baru Virus Corona dari Afrika dan Inggris.

Halaman
1234
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved