Breaking News:

Lebaran 2021

Disatukan Pandemi, Mudik Online Diikuti Ribuan Diaspora Banyuwangi di Jerman hingga AS

Acara “Mudik Online” yang digelar Pemkab Banyuwangi, Minggu (16/5/2021), diikuti para diaspora (perantau) asal Banyuwangi tersebar di berbagai daerah.

Penulis: Haorrahman | Editor: Parmin
surya.co.id/haorrahman
Acara “Mudik Online” yang digelar Pemkab Banyuwangi, Minggu (16/5/2021). 

Juga kepada para sanak kerabat yang berkumpul di lima tempat yang disediakan.

Ada pula atraksi seni budaya dan bazar virtual produk UMKM. Bupati Ipuk sendiri langsung ikut mempromosikan produk UMKM kepada para diaspora.

“Semoga ini jadi jalan untuk mendorong pemasaran UMKM Banyuwangi agar semakin luas,” ujarnya.

Acara tersebut mendapat sambutan yang antusias dari para perantau. Salah satunya Dami Frese, warga asli Kecamatan Tegaldlimo, yang kini tinggal di Jerman.

"Saya nangis ikut acara ini. Kangen rumah. Rencananya tahun kemarin mau pulang. Tapi, ada pandemi ini, jadinya tertunda," ungkap perempuan yang sudah tiga tahun tak pulang kampung itu.

Hal senada juga disampaikan oleh Eva Nusrifah yang telah 20 tahun tinggal di Amerika Serikat.

Salah satu pekerja di perusahaan farmasi di negeri Paman Sam itu biasanya pulang ke kampungnya di Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi setiap tahunnya.

"Untuk tahun ini saya tak bisa pulang," akunya.

Tak hanya soal kerinduan kampung halaman. Mudik Online juga mengungkapkan kisah sukses para perantau asal Banyuwangi. Seperti yang diungkapkan oleh Dino yang merupakan pengusaha biro travel di Tokyo, Jepang.

Sebagai ketua Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Jepang, ia menyebutkan banyak imigran dari Banyuwangi yang sukses membuka usaha, terutama di sektor kuliner.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved