Breaking News:

Berita Gresik

Di Sela Pemberian Remisi, Terungkap Kualitas Air di Lapas Gresik Kurang Bagus

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik memberikan remisi kepada 421 narapidana, dan tiga di antaranya langsung menghirup udara bebas.

Humas Rutan Kelas II B Gresik
Warga binaan mendapat remisi masa tahanan di Lapas Kelas II B Gresik, Minggu (16/5/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pemberian remisi atau pengurangan masa tahanan kepada para narapidana (napi) atau warga binaan, kembali dilakukan bersamaan perayaan Idul Fitri. Dan pada lebaran ini, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik memberikan remisi kepada 421 narapidana, dan tiga di antaranya langsung menghirup udara bebas.

Adapun besaran remisi yang didapat paling sedikit 15 hari dan paling banyak 1 bulan, Kamis (13/5/2021) lalu.

Kepala Rutan Gresik, Aris Sakuriyadi berpesan kepada warga binaan agar dapat menjadi lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang lalu.

"Dalam masa pembinaan di sini semoga warga binaan Rutan Gresik dapat mengambil hikmahnya serta dapat berintropeksi agar tidak mengulangi perbuatan yang lalu," ujar Aris saat memberi remisi.

Pihaknya menyampaikan, pemberian remisi adalah sebagai suatu pencapaian warga binaan yang diberikan oleh negara. Beberapa pertimbangan dilakukan, di antaranya karena warga binaan tersebut bersikap dan berperilaku baik selama berada di Lapas, Rutan dan LPKA.

"Pemberian remisi ini adalah bentuk apresiasi negara bagi kalian yang bersikap dan berperilaku baik selama menjalani masa pembinaan di Rutan Gresik,"kata Aris.

Ka.KPR (Kepala Kesatuan Pengamanan) Rutan Gresik, Zulfikar Dyabir menambahkan Direktorat Kamtib Ditjenpas Daniel Marbun mengunjungi Rutan Gresik Guna Kontrol Dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Sabtu (15/5/2021) lalu.

Kontrol itu terkait kondisi Rutan Gresik dengan cara berkeliling ke seluruh blok hunian. Pihaknya menyampaikan kendala yang terjadi yaitu kendala air yang kurang bagus.

“Kemudian setelah kontrol blok hunian, Direktorat Kamtib Ditjenpas melakukan monitoring pada pelayanan kunjungan seperti penitipan makanan bagi warga binaan serta memonitoring pelayanan kunjungam berbasis online yaitu melalui video call,” terangnya. ****

Penulis: Willy Abraham
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved