Breaking News:

Berita Surabaya

Universitas Ciputra Beri pelatihan Perancangan dan Produksi Busana Pelindung Diri Kepada Pelaku UKM

Universitas Ciputra Surabaya melalui Program Pengabdian Masyarakat Dana Hibah memberikan pelatihan perancangan dan produksi busana pelindung diri

Istimewa
Produk (Busana) Personal Protective Wear yang berhasil diciptakan oleh peserta pelatihan perancangan dan produksi busana pelindung diri yang digelar oleh Universitas Ciputra Surabaya melalui Program Pengabdian Masyarakat Dana Hibah, Sabtu (15/5/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Krisis yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 telah menghambat dan berdampak negatif bagi UKM di bidang fashion.

Menyikapi hal tersebut, Universitas Ciputra Surabaya melalui Program Pengabdian Masyarakat Dana Hibah memberikan pelatihan perancangan dan produksi busana pelindung diri kepada IFC Community di Surabaya.

IFC Community ini merupakan kumpulan dari pelaku UKM fashion baik pemula ataupun yang sudah berpengalaman.

Pelatihan yang dilakukan secara virtual ini diikuti 10 orang yang ditujukan agar dapat membantu pelaku UKM untuk menciptakan produk baru khususnya produk pelindung diri dalam kebutuhan fashion sehari-hari.

Ketua Program Pengabdian Masyarakat, Dewa Made Weda Githapradana mengatakan, perubahan dan krisis akibat pandemi Covid-19 menempatkan pelaku UKM pada keadaan sulit.

"Baik dalam permasalahaan produksi, kekurangan modal, dan menurunnya jumlah permintaan barang dan jasa sebagai akibat perubahan gaya hidup masyarakat. Oleh karena itu kami memberikan pelatihan mulai dari desain, produksi, hingga sistem pemasaran yang sesuai dengan era new normal," ujar Dewa Made kepada SURYA.CO.ID, Sabtu (15/5/2021).

Pelaku UKM juga diajak untuk dapat memanfaatkan media sosial sebagai media promosi.

"Kami berikan pelatihan daring mengenai mengenai manajemen dan branding produk fashion di era new normal. Serta bagaimana cara memanfaatkan tekstil dan material adaptation untuk produk fashion pelindung diri," terangnya.

Selanjutnya peserta dilatih untuk dapat mengemas pameran virtual sebagai alternatif media pemasaran di masa pandemi.

"Kami berharap pelaku UKM mampu menghasilkan sebuah produk busana pelindung diri untuk keperluan sehari-hari sesuai standar protokol kesehatan dengan tetap mengedepankan nilai estetika sebagai salah satu nilai jual," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Zainal Arif
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved