Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Ramadan, Tulisan Latin dan Artinya

Berikut niat puasa syawal sekaligus bayar utang puasa Ramadan dalam bahasa Arab, tulisan latin dan terjemahan.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Instagram @dzulqarnainms
Ilustrasi puasa syawal 

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.CO.ID - Berikut niat puasa syawal sekaligus bayar utang puasa Ramadan, tulisan Arab, latin dan terjemahan Indonesia.

Tata cara menggabung Puasa Syawal sekaligus bayar utang puasa adalah cukup dengan membaca niat puasa qadha Ramadan saja.

Menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad (UAS) membaca niat puasa qadha utama dilakukan, karena puasa qadha adalah puasa wajib.

Sedangkan pahala puasa sunnah syawal mengikuti, atau sekaligus termasuk di dalamnya.

Baca juga: Jadwal Puasa Syawal Hari Ke-2, Ini Keutamaannya Menurut Hadist

"Ibu-ibu yang punya utang puasa 7 hari, maka harus dibayar dahulu baru puasa Syawal 6 hari," ujar Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad juga menjelaskan seseorang bisa mengganti puasa di bulan Syawal apabila orang tersebut  tidak kuat mengganti utang puasa dan puasa sunnah.

"Ibu-ibu kalau tidak kuat mengganti utang puasa dan puasa sunnah Syawal maka cukup mengganti puasa di bulan Syawal,maka ibu puasa qadha di bulan Syawal," jawab Ustadz Abdul Somad.

"Maka otomatis pahalanya seperti puasa sunnah Syawal, niatnya cuma satu, niatnya satu, saya niat puasa qadha besok hari lillahi ta'ala," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad mengatakan jika mengganti utang puasa di hari Senin, maka puasanya mendapat 3 pahal sekaligus.

Yaitu puasa sunnah Senin-Kamis, puasa Syawal dan puasa penggantinya lunas.

Puasa dengan ketentuan seperti itu berlaku baik untuk laki-laki maupun perempuan.

"Hal itu berlaku untuk laki-laki maupun perempuan," ujar ustaz Abdul Somad dalam ceramahnya yang diunggah di YouTube, berjudul "SEBAIKNYA PUASA SYAWAL ATAU PUASA GANTI DULU.? | Ust. Abdul Somad. Lc., MA".

Niat puasa qadha

Bacaan niatnya diutamaan niat puasa qadha ramadan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

"Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."

(Niat harus dibaca sebelum fajar, sebagaiamana Puasa Ramadan)

Niat Puasa Syawal

Bagi yang niat puasa Syawal saja, bisa membaca niat sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَي

(Nawaitu shauma ghadin ‘an sittatin min syawwaalinn sunnatan lillaahi ta’aalaa)

Terjemahannya, "Aku berniat puasa besok dari enam hari Syawal, sunnah karena Allah Ta’ala."

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved