Breaking News:

Berita Mojokerto

Dindik Larang Aktivitas Halal Bihalal dan Reuni di Seluruh Sekolah Kota Mojokerto

Melarang kegiatan Halal Bihalal maupun reuni di seluruh satuan pendidikan tingkat TK, SD dan SMP pada Hari Raya Idul Fitri 2021.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/mohammad romadoni
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan melarang kegiatan Halal Bihalal maupun reuni di seluruh satuan pendidikan tingkat TK, SD dan SMP pada Hari Raya Idul Fitri 2021.

Kebijakan ini berpedoman Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor SE.07.Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan Idul Fitri selama Pandemi Covid-19.

Sekaligus berdasarkan Surat Edaran Walikota Mojokerto Nomor 800/3502/417 603 3/2021 tentang pembatasan kegiatan bepergian keluar daerah dan/atau Mudik dan/atau cuti bagi pegawai Negeri Sipil dan/atau Tenaga Non PNS dalam masa Pandemi Corona atau Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Amin Wachid menjelaskan pihaknya telah mensosialisasikan larangan kegiatan Halal Bihalal dan reuni melalui surat edaran Nomor 800/1090/417.501/2021 terkait pedoman pelaksanaan kegiatan di satuan pendidikan selama Idul Fitri 1442 Hijriah.

Larangan aktivitas tradisi Halal Bihalal dan reuni ini berlaku diseluruh satuan lembaga pendidikan tingkat TK/SD dan SMP yang bertujuan untuk pencegahan karena Pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Surat edaran sudah disampaikan pada Kepala Sekolah diseluruh satuan pendidikan tentang kepatuhan larangan mudik, Halal Bihalal, reuni dan pembelajaran tatap muka terbatas dalam situasi Pandemi Covid-19," ungkapnya saat dihubungi melalui seluler, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Pengemudi Bentor di Kota Malang Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Terkena Serangan Jantung

Baca juga: Pastikan Pengunjung Patuhi Protokol Kesehatan di Wisata Pasir Putih Dalegan Gresik

Baca juga: Lima Mobil Pemudik Diputarbalikkan saat Hendak Masuk ke Kabupaten Pamekasan

Amin mengatakan pihaknya mengimbau bagi seluruh Kepala Sekolah Negeri maupun sekolah swasta beserta jajarannya di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto agar patuh dan melaksanakan sesuai ketentuan di sekolahnya.

Perlu ditekankan terkait penyelenggaraan selama Idul Fitri 1442 H dan kegiatan bepergian keluar daerah dan/atau mudik lebaran dan/atau cuti Pegawai Negeri Sipil dan/atau tenaga Non PNS dilakukan dengan berpedoman pada Surat Edaran Menteri Agama RI dan Surat Edaran Walikota Mojokerto.

"Jadi tidak melaksanakan kegiatan Halal Bihalal maupun kegiatan reuni di seluruh satuan lembaga pendidikan di Kota Mojokerto," jelasnya.

Amin menyebut Dinas Pendidikan Kota Mojokerto juga telah menyiapkan mekanisme terkait kegiatan pembelajaran setelah Hari Raya Idul Fitri.
Rencananya, kegiatan pembelajaran akan kembali dilaksanakan secara Daring, pada 20 Mei 2021.

"Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sesuai protokol kesehatan dengan izin orang tua/wali murid akan dimulai pada tahun ajaran baru 2021/2022," bebernya.

Dia berharap kepala sekolah dan seluruh pegawai negeri maupun tenaga non PNS di satuan pendidikan berkomitmen dalam menjalankan kebijakan dan sekaligus membantu Pemerintah Daerah dalam penanganan wabah Pandemi Covid-19.

"Kepala Sekolah selaku Pegawai Negeri Sipil diharapkan dapat menjadi Suri Tauladan bagi seluruh masyarakat di wilayah Kota Majokerto," ucap Amin.

BACA BERITA MOJOKERTO LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved