Breaking News:

Berita Surabaya

Pelaku Pembacokan Saat Peristiwa Bentrok di Ruko Buntaran Surabaya Ditangkap, Polisi Lakukan Ini

Status kasus bentrok antar kelompok perguruan silat dan petugas keamanan ruko di Jalan Buntaran Surabaya menjadi penyidikan.

Istimewa/Dokumen Polisi
Aksi bentrok yang melibatkan perguruan silat dan petugas keamana Ruko Buntaran Surabaya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Setelah melakukan penyelidikan atas kasus perkelahian antar kelompok perguruan silat dan petugas keamanan ruko di Jalan Buntaran Surabaya, polisi kini meningkatkan status perkara itu menjadi penyidikan.

Saat ini, belasan orang telah diamankan termasuk pelaku pembacok dua korban pemuda dari kubu perguruan silat.

Meski begitu, polisi masih belum membeberkan status belasan orang yang sudah diamankan itu.

"Masih kami periksa intensif, belum tersangka. Masih saksi statusnya," beber Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian, Selasa (11/5/2021).

Selain memproses pelaku pembacokan, polisi juga berjanji bakal memproses pelaku pembakaran tiga unit motor milik petugas keamanan ruko dan pengrusakan ruko di lokasi tersebut.

"Dua belah pihak akan kami proses. Termasuk pengerusakan dan pembakarannya," imbuh Oki.

Hal itu dilakukan polisi agar menjadi pembelajaran banyak pihak dengan tidak melakukan upaya-upaya main hakim sendiri.

"Tentu semua akan kami proses. Agar tidak menjadikan hal lumrah kalau berlaku anarkis. Karena bagaimana pun juga, hukum harus ditegakkan untuk mencapai kamtibmas yang ideal. Warga merasa aman, nyaman dan tenang," tandasnya.

Kasus perkelahian antar dua kelompok itu, terjadi pada Senin (10/5/2021) dini hari.

Awalnya sekelompok pemuda dari peeguruan silat tengah berpesta miras di depan sebuah ruko.

Wakil keamanan ruko kemudian datang menegur para pemuda itu agar tidak ramai dan berpesta miras di depan ruko.

Bukannya menerima teguran itu, para pemuda dari perguruan silat tersebut mengajak lebih banyak massa mendatangi petugas keamanan ruko.

Tak mau kalah, petugas keamanan ruko meminta sepuluh temannya untuk datang menyelesaikan persoalan tersebut.

Tak disangka, perkelahian pun pecah. Kelompok petugas keamanan ruko membawa beberapa senjata tajam yang diselipkan dalam pakaiannya.

Satu orang diketahui melakukan pembacokan membabi buta hingga melukai dua korbannya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved