Breaking News:

Berita Jombang

Mahasiswi Aktivis Perempuan di Jombang Mengaku Jadi Korban Penganiayaan, Polisi kini Dalami Laporan

Seorang aktivis perempuan pembela HAM sekaligus mahasiswi di Jombang mengaku menjadi korban penganiayaan, kini kasusnya sedang didalami polisi.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Parmin
surya.co.id/mohammad romadoni
Direktur Women's Crisis Center (WCC) Jombang, Ana Abdillah mengungkap kronologi dugaan penganiayaan mahasiswi di Jombang. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Seorang aktivis perempuan pembela HAM sekaligus mahasiswi di Jombang mengaku menjadi korban penganiayaan.

Korban MS (23) mengaku dianaya oleh gerombolan pria saat menghadiri Khataman Qur'an di kampungnya, Desa Pandanblole, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Pelaku bahkan secara kejam melakukan penganiayaan dengan membenturkan kepala korban ke tembok.

Selain itu, pelaku juga merampas Handphone korban berisi data pribadi.

Kasus penganiayaan tesebut diungkap Direktur Women's Crisis Center (WCC) Jombang, Ana Abdillah (26) melalui pesan darurat yang telah beredar luas di grup WhatsApp.

Bahkan dia mewakili korban menyampaikan terkait kronologi penganiayaan kekerasan fisik hingga mengakibatkan korban trauma.

"Saya mewakili korban karena saat ini kondisinya masih trauma apalagi dia dalam perlindungan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) sehingga saya menyampaikan pada kawan-kawan media dia tidak bisa di wawancara," ungkapnya saat ditemui di Kantor WCC, Jl Pattimura, Jabon, Kabupaten Jombang.

Informasi ini juga banyak beredar di group WhatsApp dengan format bertuliskan Darurat!! Segerombolan orang melakukan penganiayaan terhadap perempuan pembela Ham di Jombang dan mengintimidasi keluarga.

Ana menceritakan sesuai pengakuan korban, saat itu korban diundang menghadiri Khataman Qur'an di Desa Pandanblole, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang pada Minggu (9/5/2021).

Kemudian, ada enam laki-laki turun dari mobil. Seorang pelaku tiba-tiba menghampiri korban dan membenturkan kepalanya ke tembok.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved