Breaking News:

Lebaran 2021

Hilal di Mojokerto Terhalang Mendung, PCNU Pantauan Hilal di Menara Masjid PP Nurul Falah Jatirejo

Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Mojokerto melaksanakan Rukyatul Hilal dari menara PP Nurul Falah, di Desa Lebakjabung, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Parmin
surya.co.id/mohammad romadoni
Kegiatan Rukyatul hilal dari menara PP Nurul Falah, di Desa Lebakjabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Selasa (11/5/2021). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Mojokerto melaksanakan Rukyatul Hilal dari menara PP Nurul Falah, di Desa Lebakjabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Selasa (11/5/2021).

Ketua Lembaga Falakiyah NU Kabupaten Mojokerto, Syamsul Maarif mengatakan berdasarkan hasil pengamatan dari balai NU Jabung rukyatul hilal tidak terlihat. 

"Posisi hilal terletak dibawah ufuk sekitar minus empat derajat sekian sehingga tidak terlihat," ungkapnya kepada Surya.co.id, Selasa (11/5/2021).

Dia menjelaskan secara astronomi memang hilal di bawah ufuk karena posisi belum aijtimak (Konjungsi) antara bulan dan matahari terjadi pada pukul 02.00 dini hari, Rabu (12/5/2021). 

Kegiatan Rukyatul hilal di menara PP Nurul Falah sudah dilakukan sejak 2016.

"Secara otomatis hilal dibawah ufuk maka tidak akan terlihat jadi pantauan dan Rukyatul Hilal di Mojokerto tidak berhasil melihat hilal," terangnya.

Pantauan terakhir matahari tenggelam atau sudah tidak terlihat sekitar pukul 17.04 WIB.

Padahal secara astronomi matahari terbenam pukul 17.23 WIB. 

"Kondisi cuaca berkabut dan faktor mendung sehingga tidak terlihat," ucap Syamsul.

Menurut dia, hasil pengamatan Rukyatul hilal ini akan dikirim dalam bentuk dilaporkan pada PWNU Jawa Timur.

Nantinya, hasil pengamatan dari Mojokerto juga bersamaan dengan pelaksanaan Rukyatul hilal di 27 titik lokasi seluruh Jawa Timur.

"Hasil pengamatan Rukyatul hilal akan digunakan sebagai dasar sidang isbat oleh pemerintah yaitu Kemenag RI," pungkasnya.

Sehingga dipastikan hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah jatuh pada Kamis, (13/5/2021).

"Sebaiknya kita menunggu keputusan sidang Isbat dari pemerintah pusat terkait pemegang kebijakan," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved