Berita Surabaya
Hidangan Khas Lebaran ala Hotel Santika Pandegiling Surabaya, Ada Ketupat Opor dan Ayam Lengkuas
Pada momen Idul Fitri 1442 Hijriah/2021, Hotel Santika Pandegiling Surabaya menyediakan dua sajian spesial
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, umat muslim di Surabaya mulai mempersiapkan berbagai hidangan.
Jika bosan dengan sajian yang itu-itu saja, tidak ada salahnya datang ke Hotel Santika Pandegiling Surabaya.
Pada momen Idul Fitri 1442 Hijriah/2021, pihak hotel menyediakan dua sajian spesial yakni ketupat opor tuna & sayuran dan ayam lengkuas.
"Menariknya, dua-duanya menggunakan kurma sebagai bahan masakan," ungkap Executive Chef Santika Pandegiling Surabaya, Ervin Triana, Selasa (11/5/2021).
Kurma dimanfaatkan sebagai pengganti gula, sehingga lebih sehat dan ramah bagi penderita diabetes.
"Hidangan yang pertama yakni ketupat kurma tuna dan sayuran. Selama ini opor kan identik dengan ayam, kali ini saya modifikasi dengan tuna dan sayuran," katanya.
Saat disantap, rasa gurih mendominasi. Ditambah aroma manis dari kurma, semakin menggugah selera.
"Tuna mengandung gizi yang tinggi, kami menggunakan yang benar-benar fresh. Selain itu, harganya juga lebih terjangkau. Jadi mudah didapat sekaligus bergizi," Chef Ervin menuturkan.
Sementara untuk sayuran, ia menambahkan di antaranya brokoli, wortel dan bunga kol.
"Kurmanya dimasukkan di menit-menit akhir, saat masakan hampir matang. Pembuatannya sendiri memakan waktu kira-kira 20 menit," terangnya.
Menurutnya, hidangan ini sangat cocok disantap saat momen Idul Fitri bersama keluarga.
Selain ketupat opor, Hotel Santika Pandegiling Surabaya juga menyajikan ayam lengkuas yang juga menggunakan bahan kurma.
"Ayamnya bisa menggunakan ayam kampung atau potong. Pembuatannya sendiri hampir sama dengan rendang," kata Chef Ervin.
Percampuran lengkuas, serundeng, kurma serta ayam menawarkan rasa yang gurih dan sedap.
"Kurmanya juga sama ya, sebagai pemanis. Pembuatannya juga tidak jauh berbeda, kira-kira 20 menit untuk ayam potong. Kalau ayam kampung lebih lama lagi," ungkapnya.
Ia pun optimis kedua sajian tersebut dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Surabaya. Pasalnya, cita rasa yang ditawarkan sesuai dengan lidah masyarakat Kota Pahlawan.
"Kami memang sengaja untuk membuat formula masakan yang Jawa Timuran di mana kami kreasikan sendiri spesial untuk Lebaran nanti," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sajian-ayam-lengkuas-kurma-dan-ketupat-opor-ala-santika-hotel-pandegiling-surabaya.jpg)