Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Melarang Warga Jatim Takbiran Keliling dan Unjung-unjung Saat Lebaran

Gubernur Khofifah melarang adanya unjung-unjung ke tetangga sebagaimana menjadi budaya masyarakat selama lebaran.

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat di Gedung Negara Grahadi, Selasa (11/5/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan terkait aturan takbiran Idul Fitri 2021.

Ia menegaskan, bahwa takbiran keliling di jalan raya adalah hal yang dilarang karena berpotensi menyebabkan kerumunan.

Sedangkan untuk takbiran yang dibolehkan, hanya takbiran yang dilakukan di masjid dengan jumlah 10 persen dari jumlah total kapasitas masjid.

"Takbiran ini kan rasanya Idul Fitri ya, jadi tetap boleh, namun hanya di masjid, dengan kapasitas maksimal 10 persen dan dengan syarat protokol kesehatan yang terjaga. Dan tidak bersalaman," jelas Khofifah, Selasa (11/5/2021).

Selain itu, Gubernur Khofifah juga mengatakan, dalam pelaksanaan takbiran, protokol kesehatan diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik. Termasuk diimbangi dengan dibentuknya kepanitiaan tingkat mikro.

"Mohon semuanya dijaga. Mohon kali ini tidak usah melakukan takbiran keliling," jelasnya.

Tidak hanya itu, saat Idul Fitri, ditegaskan Khofifah, bahwa pihaknya melarang adanya unjung-unjung ke tetangga sebagaimana menjadi budaya masyarakat selama lebaran.

Adanya antisipasi ini, dikatakan Khofifah, berkaca dari peningkatan jumlah kasus covid-19 pasca Idul Fitri tahun lalu. Di mana saat itu pasca Idul Fitri di Jatim terjadi peningkatan sebesar 150 persen dari jumlah sebelumnya.

Saat libur Idul Fitri tahun lalu, kasus sebelumnya 200 per hari jadi 400 hingga 500 per hari. Ada juga kenaikan kasus pasca liburan Agustusan yang dari 400 kasus perhari jadi 650 perhari.

"Saya mohon unjung-unjung (berkunjung) antar tetangga tidak dilakukan," tandasnya.

Sedangkan untuk berwisata saat libut lebaran berwisata juga sangat dibatasi, karena ini menjadi satu kesatuan proses yang dihawatirkan berdampak terhadap penyebaran covid-19.

Gubernur Khofifah juga mengatakan, wisata merupakan satu paket dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Agar sinergitas antar Kepala Daerah dan seluruh elemen tetap terlaksana, dirinya meminta agar ada koordinasi di tingkat bawah.

"Begitu juga di tingkat desa, seperti Babinsa, Babinkamtibmas harus bersinergi untuk mengendalikan mobilitas masyarakat," terang Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved