Breaking News:

Berita Surabaya

Daging Sapi 'Gelisah' Jelang Lebaran, Satgas Polda Jatim Anggap Kenaikan Harga Masih Wajar

secara keseluruhan harga sembako terpantau normal. Hanya daging sapi dan minyak goreng yang mengalami kenaikan.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Deddy Humana
surya/samsul arifin
Kasatgas Pangan Polda Jatim, Kombes Pol Farman beserta jajaran melakukan sidak di Pasar Tambakrejo Surabaya, Selasa (11/5/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Seperti siklus tahunan, momen Lebaran selalu diawali kenaikan harga barang-barang kebutuhan atau komoditas apalagi di Kota Surabaya. Dari sidak yang dilakukan Satgas Pangan Polda Jatim di Pasar Tambakrejo Surabaya, Selasa (11/5/2021), mayoritas harga sembako masih normal kecuali daging sapi.

Daging sapi masih gelisah alias belum mencapai harga yang benar-benar stabil namun kenaikannya termasuk paling tinggi di antara komoditas lainnya. Kenaikan harga daging sapi berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 25.000 per KG, dan dari sebelumnya Rp 100.000 per KG, kini harga daging sapi sudah mencapai Rp 125.000 per KG.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman yang juga Kasatgas Pangan Polda Jatim mengatakan, secara keseluruhan harga sembako terpantau normal. Hanya daging sapi dan minyak goreng yang mengalami kenaikan.

"Tadi kita sudahmelihat bersama-sama, untuk kebutuhan pangan saat ini normal. Dan semua terpenuhi kebutuhannya," kata Farman, Selasa, (11/5/2021).

Selain daging sapi, kenaikan kecil terpantau pada minyak goreng. Harga minyak goreng kemasan dan curah mengalami kenaikan hanya Rp 500.

"Sebagian besar komoditas masih berada di bawah harga eceran tertinggi, yang agak naik ada pada daging sapi. Yang berkisar antara harga Rp 110.000 sampai Rp 125.000 dan minyak goreng, baik curah maupun kemasan. Untuk harga kebutuhan pokok lainnya masih normal," jelas Farman.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jatim, Drajat Irawan mengatakan bahwa kenaikan harga daging sapi karena permintaan masyarakat sedang naik.

"Di antaranya karena permintaan pasar ada peningkatan. Ini mengindikasikan bahwa ada pergerakan dan perekonomian kita mulai berjalan lebih bagus. Dari ketersediaan hari ini, ada peningkatan sedikit," ungkap Drajat.

Kendati demikian, Drajat menyebut kenaikan harga daging sapi tak akan berlangsung lama. Kenaikannya juga masih wajar.

"Mungkin besok ada peningkatan permintaan tetapi setelah itu normal. Selain itu minyak goreng dan lainnya stabil bahkan di bawah HET. Ini mengindikasikan distribusi lancar dan kita punya early warning system dari Siskaperbapo maupun dari Polda Jatim," pungkas Drajat.

Sidak ini juga diikuti sejumlah pihak, mulai Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Dendy R Sutrisno, Kepala Perum Bulog Divre Jatim Khozin hingga Kepala Dinas Perkebunan dan Kepala Dinas Pertanian Jasa Timur.

Ada pun harga-harga komoditas yang tercatat sampai Selasa (11/5/2021) adalah gula pasir masih di kisaran Rp 12.000 per KG, minyak goreng kemasan Rp 15.500 per liter, minyak goreng curah Rp 15.000 per liter, daging sapi dijual antara Rp 110.000 sampai Rp 125.000 per KG.

Sedangkan harga telur ayam ras masih Rp 22.000 per KG, telur ayam kampung Rp 32.000 per KG, cabai keriting Rp 35.000 per KG, cabai biasa Rp 45.000 per KG, cabai rawit Rp 50.000 per KG. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved