Breaking News:

Berita Surabaya

Ada Debt Collector Lakukan Penarikan Paksa di Surabaya, Kapolrestabes Minta Warga Lapor ke Polisi

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir meminta agar penarikan kendaraan oleh pihak leasing harus dilakukan sesuai hukum fidusia

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - sebuah video yang viral memperlihatkan aksi debt collector hendak menarik paksa unit mobil yang dikemudikan oleh anggota TNI di Jakarta ditanggapi khusus oleh kepolisian di Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir meminta agar penarikan kendaraan oleh pihak pembiayaan (Leasing) harus dilakukan sesuai hukum fidusia tidak dengan secara paksa saat berada di jalan.

"Kami meminta kepada pihak pembiayaan (Leasing) yang menggunakan tenaga penarikan agar memberikan edukasi untuk tidak melakukan penarikan unit kendaraan di jalan dan harus tetap mengacu pada hukum fidusia," terang Isir, Selasa (11/5/2021)

Isir menyatakan, di masa pandemi Covid-19 banyak kendala yang dialami debitur sehinga mengalami keterlambatan pembayaran kredit. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar leasing mentaati perjanjian jual beli.

Bila ke depannya ada praktik penarikan unit (kendaraan) secara paksa oleh debt collector, Isir meminta agar masyarakat segera melaporkan ke pihak berwajib.

"Kami minta agar masyarakat segera melapor dan kami akan tindak. Ingat, tidak hanya memproses pelaku eksekutornya saja, akan kami selidiki hingga di atasnya," tegas Isir.

Isir menegaskan, dept collector tidak akan berdiri sendiri tanpa ada pihak yang memerintah dengan memberikan imbalan.

"Bila di Surabaya terdapat (Penarikan kendaraan) hal itu, bukan hanya dept collectornya saja yang akan kami proses, tapi yang memerintahkan yakni pihak pembiayaan (Leasing) juga akan proses secara hukum," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved