Lebaran 2021
Tak Ada Mudik, Wawali Cak Ji Minta Penguatan Prokes di Seluruh Tempat Wisata di Surabaya
Lebaran tahun ini dilarang mudik. Warga Surabaya yang sebagian besar adalah warga perantauan akan patuh tetap berada di Surabaya.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Lebaran tahun ini dilarang mudik. Warga Surabaya yang sebagian besar adalah warga perantauan akan patuh tetap berada di Surabaya.
Diprediksi mereka akan memadati tempat-tempat wisata yang mulai bisa dibuka.
Namun, warga diminta tidak mengendurkan protokoler kesehatan (Prokes) apalagi abai. "Kami minta semua tempat wisata dan seluruh taman hingga fasilifas publik lainnya memperkuat Prokes," tandas Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Senin (10/5/2021).
Pemkot Surabyaa saat ini tengah menyiapkan antisipasi dan langkah penguatan Prokes di tempat-tempat wisata. Selain memang jumlah pengunjung yang dibatasi, potensi kerumunan akan menjadi perhatian petugas.
Baik petugas Linmas dan Satpol PP akan diterjunkan di setiap destinasi wisata. Mereka dengan humanis akan membantu mengatur dan mengarahkan pengunjung. Petugas juga akan keliling setiap saat memastikan pengunjung taat Prokes.
Pemkot melalui gugus tugas percepatan penanganan covid-19 akan labih dulu melakukan assesment kepada setiap tempat wisata dan fasilifas publik lainnya. Memastikan dukungan sarana dan prasarana yang memadai untuk menghentikan pandemi.
"Semua pengunjung wajib Bermasker, tidak berjubel, dan selalu mencuci tangan. Silakan pengelola wisata mengatur lalu lintas pengunjung dengan menyesuaikan Prokes," kata Wawali Cak Ji.
Saat ini, hampir semua tempat wisata di Kota Surabaya akan dibuka. Mereka siap menerima pengunjung dengan menegakkan Prokes. Akan dilakukan pengetatan. Bahkan ada tempat wisata yang pengunjungnya wajib lewat online sehingga pembatasan separo kuota terpantau.
Kepala Disbudpar Kota Suranaya Antiek Sugiarti menuturkan bahwa sedang disiapkan penguatan di setiap lokasi tempat wisata. "Mari bersama-sama mendukung memutus penyebaran covid dengan pengetatan Prokes di tempat wisata," kata Antiek.
Selain hampir semua tempat wisata, area publik dan taman di Kota Surabaya juga sudah dibuka. Delapan taman yakni Taman Pelangi, Taman Harmoni.
Kemudian Taman Kebun Bibit Wonorejo, Taman PUPR, Taman Sejarah, Taman Prestasi, Taman Flora Bratang serta Taman Cahaya sudah dibuka. Jumlah pengunjung dibatasi separo kapasitas atau 50 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/cak-ji-grebek-maulid.jpg)