Breaking News:

Lebaran 2021

SE Bupati Nganjuk tentang Pembatasan Pengunjung Wisata saat Libur Lebaran 2021

Bupati Nganjuk mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pembatasan jumlah pengunjung wisata selama libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Surabaya.Tribunnews.com/Achmad Amru Muiz
Bupati Nganjuk H Novi Rahman Hidhayat mengeluarkan Surata Edaran terkait pembatasan pengunjung wisata selama libur Lebaran 2021. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Bupati Nganjuk mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pembatasan jumlah pengunjung wisata selama libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Hal itu menindaklanjuti kebijakan tetap dibukanya obyek wisata di Kabupaten Nganjuk saat libur Lebaran tahun 2021 nanti.

Dalam SE Nomor 556/1120/411.301/2021 tersebut, Bupati Nganjuk H Novi Rahman Hidhayat menyebutkan, ada beberapa poin imbauan tentang Pembatasan Pengunjung dan Penerapan Protokol Pencegahan, Pengendalian Covid-19 dan Ketertiban Umum di Bidang Usaha Pariwisata Selama Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M.

Imbauan dalam SE tersebut, disebutkan Novi Rahman Hidhayat, yakni melakukan pembatasan pengunjung dan atau pembatasan waktu operasional apabila dirasa pengunjung sudah mencapai 50 persen dari jumlah pengunjung normal serta melaksanakan penerapan protokol pencegahan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di usaha pariwisata yang dikelola.

"Pengelola diharuskan mengisi formulir surat pernyataan untuk bertanggung jawab atas pembatasan pengunjung dan penerapan protocol pencegahan, pengendalian Corona Virus Disease 2019 di lokasi usahanya tersebut," sebut Novi Rahman Hidhayat dalam SE, kemarin.

Kepada pengelola usaha pariwisata selain hiburan dan rekreasi yang berpotensi mendatangkan keramaian pada saat libur Hari Raya Idul Fitri, jelas Novi Rahman Hidhayat dalam SE, agar melakukan self assesment terhadap usaha yang dikelola menjelang libur Hari Raya Idul Fitri.

Hasil Self Assesment tersebut dilaporkan hasilnya kepada Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk.

Selanjutnya disebutkan Novi Rahman Hidhayat, para pelaku usaha hiburan dan rekreasi yang membuka usahanya pada tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021 agar melaporkan jumlah kunjungan dan kondisi penyelenggaraannya kepada Satgas COVID-19 Kecamatan masing-masing.

Sedangkan para pengelola usaha pariwisata lain sebagaimana dimaksud, agar memberikan laporan secara periodik jumlah kunjungan dan penyelenggaraannya kepada Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Nganjuk.

"Kepada Forpimcam selaku Satgas COVID-19 agar melaksanakan assessment bersama ke tempat hiburan dan rekreasi yang berada di wilayah masing-masing dalam rangka pengawasan dan pemantauan pelaksanaan Surat Edaran," tutur Novi Rahman Hidhayat dalam SE yang diterbitkanya tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved