Breaking News:

OTT KPK Bupati Nganjuk

Nasib Novi Rahman Hidayat Setelah Terjaring OTT KPK, Ditolak PKB Dibantah PDIP, Begini Sosok Aslinya

Begini nasib Novi Rahman Hidayat, Bupati Nganjuk yang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK), Minggu (9/5/2021) malam

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID/AHMAD AMRU MUIZ
Novi Rahman Hidayat, Bupati Nganjuk kena OTT KPK. Ini sosok aslinya. 

Hanya saja, keinginan tersebut tidak diakomodir lantaran dia bukan merupakan kader partai. 

"Novi memang pernah mengharap masuk dalam kepengurusan DPW PKB. Tetapi tidak diakomodir karena dia sebagai kader PDIP dan kita menghargai pilihannya sebagai kader PDIP. Karenanya dia bukan kader PKB," tuntas Anik yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut.

Dibantah PDIP

Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono Salam Komando dengan Mantan Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Disaksikan Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat dan Pengurus DPD PDIP Jatim dan Pengurus DPC PDIP Kota Surabaya
Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono Salam Komando dengan Mantan Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Disaksikan Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat dan Pengurus DPD PDIP Jatim dan Pengurus DPC PDIP Kota Surabaya (tribun jatim/sofyan arif candra)

Baca juga: 2 Bupati Nganjuk Terkena OTT KPK Kasus Sama, Akankan Novi Rahman Hidayat Senasib Taufiqurrahman?

Terpisah, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDI-P) Djarot Saiful Hidayat membantah klaim Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat yang menyatakan diri sebagai kader PDI-P.

Djarot menekankan, Novi Rahman Hidayat bukan anggota partai, serta tidak memiliki kartu tanda anggota (KTA) PDI-P.

"Bukan anggota dan tidak ber-KTA PDI Perjuangan,” kata Djarot kepada Kompas.com, Senin (10/5/2021).

Lebih lanjut, Djarot menjelaskan Wakil Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi yang merupakan kader PDI-P.

Ia menyebut Novi dan Marhaen memang diusung oleh PDI-P bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk.

"Wakil bupatinya yang kader pengurus, salah satu Wakil Ketua DPD Jatim. Waktu pilkada keduanya diusung PDI Perjuangan dan PKB," ucap Djarot.

Adapun terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat yang dilakukan KPK pagi hari ini, Djarot menegaskan bahwa PDI-P mendukung dan mengapresasi aparat penegak hukum untuk melakukan pemberantasan korupsi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved