KKB Papua

Kehebatan Pasukan Raider Khusus 751/VJS akan Tumpas KKB Papua, Diminta Kalahkan OPM Tanpa Perang

Inilah kehebatan pasukan Yonif Raider Khusus 751/VJS yang akan menumpas KKB Papua. Diminta kalahkan OPM tanpa pertempuran

tniad.mil.id
Brigjen TNI Izak Pangemanan saat memberikan sambutan untuk 500 pasukan Yonif Raider Khusus 751/VJS yang akan menumpas KKB Papua 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah

SURYA.co.id - Inilah kehebatan pasukan Yonif Raider Khusus 751/VJS yang akan menumpas KKB Papua.

Diketahui, TNI akan segera mengirimkan 500 pasukan Yonif Raider Khusus 751/VJS sebagai Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) di Papua.

Ratusan pasukan Raider Khusus 751/VJS ini akan berhadapan dengan KKB Papua yang semakin beringas.

Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan dalam sambutannya meminta agar mereka mampu mengalahkan OPM tanpa perang.

Lantas, seperti apa profil dan kehebatan pasukan Yonif Raider Khusus 751/VJS?

Baca juga: Kebrutalan KKB Papua Lekagak Telenggen, Satu dari 3 Kelompok yang Serang Satgas Nemangkawi di Ilaga

Baca juga: Biodata Brigjen TNI Izak yang Minta OPM Dikalahkan Tanpa Pertempuran, Terobos Daerah Rawan KKB Papua

Melansir dari Wikipedia, Yonif Raider Khusus 751/VJS adalah Batalyon Infanteri berkualifikasi Raider Divisi Infanteri 3/Kostrad.

Sebelumnya batalyon ini bernama Yonif 751/Vira Jaya Sakti.

Yonif 751/Raider diresmikan pada 14 Agustus 1964.

Satuan ini bermarkas di Sentani, Jayapura, Papua, dengan Kompi D berkedudukan di Doyo, Kabupaten Jayapura, dan Kompi E di Skamto, Kota Jayapura.

Pada tanggal 4 November 2014 Yonif 751/Vira Jaya Sakti melakukan Latihan Pemantapan Raider Yonif 751/Raider guna melaksanakan tugas Operasi yang bersifat khusus yaitu : Teknik Driil Kontak, Infiltrasi, eksfiltrasi, Mobud, Ralasuntai, Raid Baswan, Raid Penghancuran, yang diikuti 400 orang prajurit.

Pada hari Sabtu tanggal 7 Juni 2014, anggota TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 751/Vira Jaya Sakti Kodam XVII/Cenderawasih yang bertugas di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya berhasil menembak mati Komandan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kontak tembak tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 pagi, dimana pada saat kejadian prajurit TNI sedang berpatroli di wilayah sekitar Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Sebagai pasukan berkualifikasi Raider, pasukan Yonif Raider Khusus 751/VJS dilatih hingga memiliki beberapa kemampuan seperti:

1. Punya Skill Tempur Khusus

Pasukan khusus Raider Kostrad yang diturunkan ke Kabupaten Nduga, memiliki skill khusus untuk memburu pasukan separatis.

Dikutip dari Intisari, sesuai dengan arti kata 'raid' dalam namanya, pasukan Raider Kostrad memiliki kemampuan untuk memburu pasukan gerilya lawan sampai ketemu

Untuk melawan musuh yang bergerilya, pasukan khusus Raider Kostrad juga menggunakan taktik yang sama, yakni bergerilya (counter guerilla warfare).

Bedanya, pasukan khusus Raider Kostrad memiliki status sebagai 'pemburu'.

2. Senjata Pasukan Raider

SS-1 R5 merupakan senapan serbu pendek dan ringan, yang menjadi andalan pasukan Raider Kostrad.

Senjata SS-1 R5 merupakan hasil manufaktur PT Pindad.

Senjata ini menjadi andalan pasukan Raider Kostrad untuk menjalani pertempuran di hutan secara senyap.

Selain ringan, senapan SS-1 R5 ini juga dilengkapi dengan teleskop bidik yang dapat meningkatkan akurasi tembakan

3. Ahli dalam Berbagai Operasi Khusus

Mengutip dari Intisari, pasukan Raider Kostrad sudah terlatih untuk melakukan berbagai operasi khusus.

Contoh operasi khusus yang dapat dilakukan seperti teknik dril kontak, infiltrasi atau penyusupan, eksfiltrasi, Mobud (mobil udara), Ralasuntai (Operasi di Rawa, Laut, Sungai dan Pantai), raid Baswan (operasi pembebasan tawanan), dan raid penghancuran.

4. Dapat Tidur di Bawah Guyuran Hujan

Sebagai pasukan antigerilya atau pemburu gerilya, pasukan Raider Kostrad harus bisa bertahan hidup berhari-hari di hutan belantara demi lancarnya operasi militer.

Mengutip dari Intisari, pasukan Raider Kostrad dikenal bisa tidur nyenyak walau diguyur hujan lebat.

Walau hanya berlindung di bawah selembar matras tipis, pasukan khusus Raider Kostrad harus bisa tidur demi menjaga kelancaran operasi militer yang tengah dijalankan.

5. Pejalan Kaki yang Tangguh, Mampu Berjalan hingga Ratusan Kilometer

Pasukan Raider Kostrad dikenal memiliki endurance serta tenaga yang kuat, yang membuat mereka mampu berjalan jauh.

Pasukan Raider Kostrad harus mampu berjalan kaki hingga ratusan kilometer untuk memburu gerilyawan musuh

Oleh sebab itu, latihan lari setiap hari menjadi makanan wajib pasukan Raider Kostrad di setiap markas Batalyon Raider.

Agar kemampuan setiap personel tetap prima, latihan lari ini tetap dilakukan setiap hari walaupun prajurit Raider sedang menjalankan ibadah puasa.

Baca juga: Pasukan Khusus 751/VJS akan Hadapi KKB Papua, Brigjen TNI Izak Minta Kalahkan OPM Tanpa Pertempuran

Pasukan Khusus 751/VJS akan Hadapi KKB Papua

Diketahui, TNI akan segera mengirimkan 500 pasukan Yonif Raider Khusus 751/VJS sebagai Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) di Papua.

Ratusan pasukan Raider Khusus 751/VJS ini akan berhadapan dengan KKB Papua yang semakin beringas.

Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan dalam sambutannya meminta agar mereka mampu mengalahkan OPM tanpa pertempuran.

Melansir dari tniad.mil.id, Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan bahwa keberadaan TNI di tanah Papua merupakan salah satu solusi untuk menciptakan kedamaian dan keamanan di tanah Papua.

Hal tersebut disampaikan Danrem saat memberikan pembekalan kepada 500 personel Yonif Raider Khusus 751/VJS yang akan menggantikan Yonif Para Raider 432/WSJ sebagai Satgas Pamrahwan di bawah kendali Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 172/PWY, bertempat di Aula Mako Yonif RK 751/VJS, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (6/5/2021).

Danrem mengatakan strategi yang dijalankan adalah mengalahkan OPM tanpa pertempuran.

Yang artinya menyelesaikan konflik Papua tanpa diwarnai dengan pertumpahan darah, mengecat bintang kejora menjadi merah putih dengan cara memenangkan pikiran, jiwa dan perasaan masyarakat Papua.

“Ini yang ingin kita tekankan kepada prajurit kami yang akan melaksanakan tugas operasi sehingga mereka paham bagaimana cara melaksanakan tugas di Papua.

Mereka harus sadar bahwa keberadaan satgas di Tanah Papua adalah untuk menciptakan stabilitas keamanan di setiap wilayah tanggung jawabnya, ” tegas Brigjen TNI Izak Pangemanan yang juga sebagai Komandan Kolakops Korem 172/PWY itu.

Dengan demikian, maka pembangunan di tanah Papua ini akan berjalan dengan baik dan Aman.

Pembangunan yang berjalan akan diikuti dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Rakyat yang sejahtera tidak akan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin merongrong kedaulatan NKRI.

Lebih lanjut Danrem menaruh harapan besar kepada para prajurit, agar melaksanakan tugas sebagaimana yang telah ditekankan oleh pimpinan.

Melaksanakan tugas secara profesional, melaksanakan tugas dengan melihat permasalahan yang ada, kemudian mengatasi permasalahan tersebut dengan tidak menambah permasalahan baru, karena TNI ada untuk menjadi solusi bukan sebaliknya.

“Bekerja dengan hati membangun masa depan Papua yg lebih baik, agar masyarakat Papua merasa nyaman bersama TNI maka dengan sendirinya pos tempat bertugas akan dijaga oleh masyarakat,” pungkas Brigjen TNI Izak Pangemanan.

Ikuti berita tentang KKB Papua di Surya.co.id.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved