Breaking News:

Berita Mojokerto

Kakek 60 Tahun di Mojokerto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur, Polisi Ungkap Penyebab Kematiannya

Seorang kakek DM 60 tahun ditemukan tewas di dalam sumur belakang rumahnya, Senin (10/5/2021). Polisi menduga DM adalah korban bunuh diri.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
surya.co.id/mohammad romadoni
Sejumlah petugas memeriksa jasad DM kakek yang ditemukan meninggal di dalam sumur belakang rumahnya, Senin (10/5/2021). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Seorang kakek DM 60 tahun ditemukan tewas di dalam sumur belakang rumahnya, Senin (10/5/2021).

Warga Dusun Sukoasri, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten MojokertoKorban tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal di dalam sumur kedalaman sekitar 15 meter.

Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi menjelaskan kejadian ini pertama kali diketahui oleh istri korban bernama SN (51), Senin (10/5/2021) sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat itu, dia curiga lantaran penutup sumur dalam kondisi terbuka. Sontak, dia berteriak memanggil anaknya setelah dipastikan ada sesosok jasad pria di dalam sumur yang ternyata adalah suaminya.

"Istri korban berteriak memanggil anaknya bahwa ayahnya tidak ada tapi sumurnya dalam keadaan terbuka, setelah dilihat oleh saksi diketahui ada orang di dalam sumur yang diduga ayahnya," ungkapnya kepada Surya.co.id, Senin (10/5).

Heru mengatakan warga setempat mendatangi lokasi kejadian setelah mendengar teriakan meminta tolong. Warga pun melaporkan kejadian adanya pria tewas terjebur ke dalam sumur ke Polsek Mojosari.

"Saksi meminta tolong tetangganya dan juga menerangkan bahwa korban selama ini mengidap penyakit gula darah sekitar dua tahun," terangnya.

Proses evakuasi melibatkan tim rescue dari PMK dan BPBD Kabupaten Mojokerto untuk mengevakuasi jenazah korban dari dalam sumur. Evakuasi cukup sulit lantaran kedalaman sumur akhirnya korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.00 WIB.

"Korban berhasil dievakuasi oleh tim BPBD dan dilakukan identifikasi terkait penyebab korban meninggal," ucap Heru.

Heru menyebut hasil pemeriksaan identifikasi bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Mojosari dipastikan tidak ada tanda-tanda luka di tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan luar terhadap kondisi korban oleh Kepala Puskesmas Mojosari tidak ditemukan bekas luka ataupun bekas kekerasan pada tubuh korban," jelasnya.

Dikatakannya, berdasarkan keterangan saksi yaitu pihak keluarga yang bersangkutan dan hasil identifikasi termasuk olah TKP di lokasi kejadian penyebab korban meninggal diduga bunuh diri.

Korban bekerja sebagai tukang ojek ini diduga  menceburkan diri ke dalam sumur.

"Jenazah korban diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved