Breaking News:

Berita Sidoarjo

Bocah SMP Pembakar Rumah di Citra Sentosa Mandiri Sidoarjo Tidak Ditahan, Begini Alasan Polisi

Dalam aksinya, pelajar SMP di Sidoarjo ini masuk ke rumah korban dengan cara melompat pagar. Saksi menyebut, pelaku membawa korek dan minyak goreng

Penulis: M Taufik
Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Kondisi rumah milik Andrianto Asrianto di Perumahan Citra Sentosa Mandiri (CSM) Sidoarjo, setelah dibakar oleh seorang pelajar SMP pada Sabtu (8/5/2021) malam. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Bocah pelaku pembakar rumah di Perumahan Citra Sentosa Mandiri (CSM) Sidoarjo masih menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Sidoarjo akibat perbuatannya.

Kendati demikian, bocah berinisial AFS yang masih berusia 15 tahun itu tidak ditahan.

“Dia masih anak di bawah umur, masih SMP. Tidak ditahan dan akan kami carikan pendampingan,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji.

Pendampingan itu bisa dari Komnas Anak atau instansi yang menangani urusan anak di Pemkab Sidoarjo. Juga tidak menutup kemungkinan dari pihak lain yang memang konsen terhadap urusan anak di Indonesia.

Di sisi lain, dari sejumlah alat bukti yang dikumpulkan polisi serta dalam pemeriksaan terhadap pelaku dan para saksi, diketahui memang bocah itulah pelaku pembakaran terhadap rumah milik Andrianto Asrianto, Sabtu (8/5/2021) malam kemarin.

Dalam aksinya, AFS masuk ke rumah korban dengan cara melompat pagar. Ada saksi yang menyebut, saat itu pelaku sudah membawa korek api dan minyak goreng.

Setelah melewati pagar, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela.

Di dalam rumah yang sedang kosong ditinggal penghuninya berbuka puasa di luar itu, pelaku membakar kasur di kamar korban, kemudian keluar lagi lewat jendela dan melompat pagar.

Tak lama berselang, api membara di rumah itu.

Dari Kasur yang terbakar sudah membesar dan api menghanguskan rumah.
Kebakaran baru berhasil dijinakkan setelah dua unit mobil PMK dikerahkan ke lokasi kejadian.

Beberapa saat setelah kejadian, bocah pembakar rumah itu diamankan polisi.
Dalam pemeriksaan, dia mengaku memang kerap bermain game online hingga berjam-jam setiap hari.

Selain itu, dia juga mengaku sering mendapat perlakuan kasar dari lingkungan rumahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved