Breaking News:

Berita Gresik

Kiat Kapolres Gresik Supaya Personel Pos Pam Selalu Sehat saat Bertugas

Personel gabungan merupakan garda terdepan, menghalau pemudik agar tidak ada klaster baru hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Willy Abraham
Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto memberikan bingkisan vitamin kepada petugas Pos Pam di Kecamatan Duduksampeyan, Sabtu (8/5/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto memimpin razia pemudik disaat menjelang buka puasa. Kepada petugas yang berjaga, alumni Akpol 2001 ini memberikan bingkisan vitamin kepada petugas.

Arief menyerahkan sendiri bingkisan dan vitamin penambah semangat kepada personel Pos Pam yang berjaga. Bingkisan itu, dibawa dari Polres untuk anggota yang sedang berjaga.

Personel gabungan ini merupakan garda terdepan, menghalau pemudik agar tidak ada klaster baru hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Anggota jangan sampai sakit. Tetap jaga kesehatan untuk terus bisa melayani masyarakat," ucapnya, Sabtu (8/5/2021).

Hari ini merupakan penyekatan larangan mudik hingga 17 Mei mendatang.

Kapolres Gresik menginstruksikan jajarannya tidak ada pemudik yang lolos penyekatan masuk Kota Santri.

"Kegiatan ini dalam rangka operasi Ketupat Semeru 2021. Harapannya lebaran tahun ini tidak menjadi cluster baru Covid-19." kata AKBP Arief saat meninjau Pos Pam Check Point Duduk Sampeyan, Sabtu (8/5/2021).

Alumni Akpol 2001 tersebut mengimbau masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Jangan lalai menerapkan anjuran pemerintah untuk mencegah lonjakan kasus.

Hingga hari ketiga pemberlakuan larangan mudik di perbatasan Lamongan - Gresik yakni di Pos Pam Check Point Terpadu Desa Pandanan Duduk Sampeyan, arus lalin terpantau ramai lancar.

Bersama Kabag Ops Kompol Zaenal Arifin dan Kapolsek Duduk Sampeyan AKP Bambang Angkasa Kapolres memastikan kegiatan penyekatan berjalan sesuai instruksi.

Belasan kendaraan pemudik bandel terpaksa diputar balikkan kearah keberangkatan. Salah satunya travel jurusan Surabaya yang mengangkut belasan pelajar dari Rembang, Jawa Tengah.

"Masyarakat yang tidak bisa menunjukkan surat pengantar kerja dan dokumen pendukung lainnya, harus rela diputar balik oleh petugas." tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved