Breaking News:

Berita Nganjuk

Arahan BNPB untuk Penanganan Covid-19 di Nganjuk

Langkah penanganan virus corona di Kabupaten Nganjuk mendapat perhatian tim pendampingan Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

surya.co.id/ahmad amru muiz
Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi 

SURYA.co.id | NGANJUK - Langkah penanganan virus corona di Kabupaten Nganjuk mendapat perhatian tim pendampingan Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Itu setelah Wakil Bupati Nganjuk H Marhaen Djumadi berkesempatan menjelaskan langkah Pemkab Nganjuk dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di diwilayahnya.

Wakil Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, secara detil upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Nganjuk dimulai dari penetapan status darurat bencana non alam, pembentukan satgas penanganan Covir-19, dan update sebaran Covir-19 per wilayah.

Selanjutnya upaya lainnya yakni dengan melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 dan penetapan perkembangan zona status penyebaran per wilayah. Serta perkembangan proses vaksinasi di Kabupaten Nganjuk.

"Hal-hal teknis lain juga kami lakukan, seperti melakukan penyemprotan disinfektan, sosialisasi secara berkala di tiap kecamatan hingga ke Desa-desa dan sebagainya," kata Marhaen Djumadi, kemarin.

Selain itu, dikatakan Marhaen Djumadi, Satgas Covid-19 Kabupaten Nganjuk juga telah membentuk Kampung Tangguh Semeru. Bahkan, dari tingkat kelurahan hingga desa bersinergi dengan Polres Nganjuk.

"Dan Satgas juga membentuk posko PPKM mikro berbasis RT/RW di seluruh kelurahan dan Desa," ucap Marhaen Djumadi.

Dalam penanganan covid-19, menurut Marhaen Djumadi, di Kabupaten Nganjuk telah mengalami beberapa perkembangan. Diantaranya tercatat Kabupaten Nganjuk per periode 2 Mei 2021 memeiliki zonasi skor 2.1.
Dengan demikian Kabupaten Nganjuk masuk ke dalam zonasi risiko sedang atau warna oren. Sementara pekembangan zonasi per kecamatan sebanyak 19 kecamatan masih berzona oren, dan satu kecamatan berzona kuning.

"Kecamatan Sawahan masuk peta zona kuning. Sementara zona peta untuk desa di Kabupaten Nganjuk dari tanggal 29 April 2021 sampai 2 Mei 2021 dengan rincian zona kuning dan hijau mengalami kenaikan. Zona oren mengalami penurunan dan zona merah tetap," ujar Marhaen Djumadi.

Sementara Pendamping Tim Covid-19 BNPB, Kombes Pol Dally Achmad Mutiara mengatakan, pertemuan dengan Wakil Bupati Nganjuk sekaligus Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Nganjuk tersebut dalam rangka koordinasi dan sinkronisasi terkait Covid-19 dan penanganannya.

Terlebih lagi menjelang perayaan Idul Fitri yang dikhwatirkan terjadi mobilitas masyarakat, meskipun adanya larangan mudik dari pemerintah sehingga perlu diantisipasi.

"Untuk itu, perlu adanya peningkatan peran posko yang diharapkan mampu mencegah penyebaran Covid-19 dari masyarakat yang mudik. Bagi masyarakat yang nekat mudik, dilakukan penyaringan dan pelacakan serta melaksanakan pelarangan dan penyekatan keluar masuk daerah. Serta menekan lonjakan kasus terkonfirmasi postif di masing-masing daerah, khususnya Kabupaten Nganjuk yang masih terus terjadi penambahan kasus positif corona," tutur Dally Achmad Mutiara.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved