Breaking News:

Berita Surabaya

Selama Masa Larangan Mudik, Angkot di Surabaya Boleh Angkut Penumpang dari Luar Kota, Syaratnya

Angkutan Kota (Angkot) di Surabaya masih tetap diperbolehkan melayani rute dari luar Kota.

SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Ilustrasi angkot di Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Angkutan Kota (Angkot) di Surabaya masih tetap diperbolehkan melayani rute dari luar Kota. Sekalipun demikian, ini hanya diperuntukkan bagi yang bekerja.

Di Surabaya, ada sejumlah angkot yang melayani rute dari luar Kota. Misalnya, rute dari Kabupaten Sidoarjo (trayek Purabaya) maupun Kabupaten Gresik.

Namun, karena larangan mudik, penumpang yang datang ke Surabaya hanyalah bagi yang bekerja. Sedangkan bagi yang akan mudik, akan ada penyaringan.

"Penumpangnya juga kami batasi, dalam arti di-screening. Untuk tujuan kerja boleh, sekalipun penumpangnya tidak banyak," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, Sabtu (8/5/2021).

Irvan menjelaskan, bahwa angka penumpang selama masa larangan mudik (sejak 6 Mei) terus menurun.

"Terminal relatif sepi. Setelah tanggal 6, kosong," kata Irvan.

Selama larangan mudik, hanya warga ber-KTP Surabaya yang diperbolehkan masuk ke Kota Pahlawan. Di luar itu, hanya bagi yang berkerja yang boleh masuk.

Menurut Irvan, hal itu juga berlaku bagi penumpang Angkot.

"Sehingga, penumpang menurun tajam. Sebab, kebanyakan warga dari luar yang bekerja di Surabaya kebanyakan juga pakai kendaraan pribadi," katanya.

"Jumlah penumpang menurun. Operator juga berhitung. Dibanding tahun kemarin, saat PSBB, hampir sama. Menurun tajam," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved