Breaking News:

Cerita Haru Dani Nekat Mudik Jalan Kaki Gombong ke Bandung Jarak 295,5 Km, Ajak Istri dan 2 Balita

Cerita haru Dani korban PHK mudik jalan kaki ajak 2 balita dan Istri dari Gombong ke Bandung berjarak 295,5 km, diperkirakan tiba H+2 Lebaran 2021.

Tribunjabar.id/Andri M Dani
Dani dan istrinya, Masitoh Aninur Lubis serta dua anak balitanya beristirahat setelah 6 hari mudik jalan kaki dari Gombong menuju Bandung. Dani dan keluarganya menyusuri jalan nasional jalur selatan. 

SURYA.co.id | CIAMIS – Inilah cerita Dani (38) korban PHK (pemutusan hubungan kerja) yang mudik jalan kaki mengajak balitanya dan Istri, dipekirakan sampai di rumahnya H+2 Lebaran 2021.

Ya, Dani dan keluarganya mudik jalan kaki dari Gombong ke Bandung yang berjarak kurang lebih 295,5 kilometer (Km).

Gombong merupakan wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Di sanalah Dani selama ini bekerja, namun kena PHK lantaran situasi pandemi Covid-19 yang berlangsung selama ini. 

Sementara, rumah yang dituju ada Jalan Jalak Harupat Soreang Bandung. Sudah enam hari ini Dani berjalan kaki sejak berangkat Minggu (2/5/2021) sore.

Pada Jumat (7/5/2021) siang menjelang jumatan, Dani sekeluarga sampai di Jalan A Yani Lingkungan Bolenglang Rt 03 RW 05 Ciamis, Jawa Barat.

Baca juga: Aksi Rombongan Pria Berjubah Putih Dicegat di Suramadu Viral Videonya, Lakukan Ini di Pos Penyekatan

Dani dan istri serta dua anaknya melepas lelah setelah 6 hari mudik jalan kaki menyusuri jalan nasional jalur selatan.
Dani dan istri serta dua anaknya melepas lelah setelah 6 hari mudik jalan kaki menyusuri jalan nasional jalur selatan. (Kompas.com)

Dani dan istri serta balitanya memilih jalan di waktu siang hari. Sehari mereka berjalan antara 25 km hingga 30 km. 

Pada malam hari, mereka memilih istirahat di SPBU. Setiap hari, mereka melakukan itu. Berjalan siang hari dan malamnya istirahat. 

Untuk bekal bekal selama dalam perjalanan, Dani hanya membawa uang Rp 120.000 saja. Itulah uang yang tersisa di kantongnya. 

Ia bersama istrinya, Masitoh Aninur Lubis (36) menyusuri jalan nasional jalur selatan.

Baca juga: Masih Kecil Nekat Setir Innova, Tabrak Pasutri hingga Tewas, Sang Istri Pegawai FKh Unair Surabaya

Mereka menyusuri jalan sembari membawa dua anaknya yang masih balita, Manpa (3 tahun 8 bulan) dan Hanum (1 tahun 5 bulan).

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved