Breaking News:

Berita Jombang

Sejak Kemarin Kendaraan Berat Kelas I dan II Dilarang Melintas di Jembatan Ploso Jombang

UPT PJJ Mojokerto dan DPU Bima Marga Jatim melarang kendaraan berat melintas di Jembatan Ploso Lama, di wilayah Kabupaten Jombang. Ini alasannya

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Kendaraan berat melintas di Jembatan Ploso lama 

SURYA.CO.ID, JOMBANG - Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Mojokerto dan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur melarang kendaraan berat melintas di Jembatan Ploso Lama, di wilayah Kabupaten Jombang.

Kebijakan larangan melintas bagi kendaraan berat spesifikasi kelas I dan kelas II tersebut sesuai kesepakatan Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemerintah Daerah bersama Ditlantas Polda jatim terkait Jembatan Ploso Lama yang kondisinya kian mengkhawatirkan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Mojokerto, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Jatim, Tutuk Suryojatmiko menjelaskan, kendaraan berat kelas I dan kelas II secara resmi dilarang melintas di Jembatan Ploso Lama mulai 6 Mei 2021.

"Diputuskan kendaraan berat tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Ploso Lama mulai tanggal 6 Mei 2021, sehingga hanya kendaraan kelas III dan selebihnya yang boleh lewat. Kami juga sudah menyiapkan jalur alternatif yang dapat dilalui kendaraan berat," ungkap Tutuk pada Jumat (7/5/2021).

Pihaknya bersinergi bersama Pemkab Jombang dan Kepolisian telah menyiapkan jalur alternatif bagi kendaraan berat kelas I dan kelas III (Golongan III/ Golongan IV) dari arah Babat, Lamongan menuju Kota Jombang dan sebaliknya.

Pengalihan arus lalu lintas kendaraan berat dari arah Babat-Jombang dan sebaliknya diperkirakan bakal menempuh jarak lebih jauh sekitar 15 kilometer.

Adapun jalur alternatif kendaraan berat dari arah Babat menuju Jombang akan dialihkan melewati simpang empat Kabuh lurus ke jalan raya Tapen-Kabuh, Jalan Raya Kudu menuju Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Kendaraan berat diarahkan masuk pintu Tol Mojokerto Barat menuju Exit pintu tol Tembelang.

"Kendaraan besar dari Jombang yang hendak menuju ke Lamongan dan Bojonegoro akan dialihkan menuju pintu tol Tembelang keluar pintu tol Gedeg, mengarah jalan raya Gedeg, jalan Kudu dan simpang tiga Tapen keluar di simpang empat Kabuh menuju Babat," beber Tutuk.

Disinggung soal kapan berakhirnya kebijakan larangan melintas kendaraan kelas I dan kelas II ini, Tutuk menyebut rencananya akan diberlakukan hingga akhir tahun pada Desember 2021.

"Saya mendapat informasi pembangunan jembatan baru Ploso yang didanai oleh Pemerintah Pusat akan rampung pada Desember 2021 sehingga dapat dilalui kendaraan besar," terangnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved