Breaking News:

Berita Surabaya

Info Larangan Mudik di Jatim, Traffic Tol Jombang - Mojokerto Mengalami Penurunan

TNI, Polri, Dishub, Dinkes, dan Satpol PP menggelar penyekatan di beberapa akses pada ruas tol Jombang-Mojokerto

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Febrianto Ramadani
Suasana penyekatan di Tol Jombang Mojokerto, Jumat (7/5/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - TNI, Polri, Dishub, Dinkes, dan Satpol PP menggelar penyekatan di beberapa akses pada ruas tol Jombang-Mojokerto, hari kedua penerapan larangan mudik, Jumat (7/5/2021). Sebelum memulai penyekatan, petugas melakukan pengetatan sejak Senin lalu.

Agus Setia Aji, Ketua Renpam Lebaran 2021 Astra Tol Jombang-Mojokerto, mengatakan, ada tiga titik yang menjadi perhatian utama oleh para personil. Yaitu akses tol Jombang, akses Tol Bandar dan akses tol Mojokerto Barat.

"Untuk akses Tol Jombang dan akses Tol Bandar Kedungmulyo dibawah Polres Jombang. Lalu akses tol Mojokerto Barat dibawah Polresta Mojokerto," ujar Agus Setia Aji.

Aji memaparkan, jumlah trafik yang melintas pada Senin (4/5/2021), atau 2 hari sebelum pemberlakuan penyekatan sebanyak 25.160 kendaraan. Kemudian jumlah trafik Selasa (5/5/2021), mencapai 23.968 kendaraan. Kemudian jumlah trafik tanggal 6 Mei, hari pertama penyekatan menurun menjadi 11.287 kendaraan.

"Memang pembatasannya ketat untuk orang orang luar kota. Pengguna jalan tol dicek keperluannya dari mana dan mau kemana. Ada kendaraan yang diputar balik. Dari plat luar kota benar benar diberhentikan kalau terindikasi mudik," tutur Aji.

Penurunan trafik, lanjut Aji, juga berimbas terhadap kunjungan rest area. Petugas melaporkan pada saat piket menjelang buka puasa, maghrib maupun memasuki waktu isya, cuma ada beberapa kendaraan aja yang mampir. Jadi, suasana terlihat sepi dan lengang.

"Kami sudah menyiapkan fasilitas yang lengkap. Pengaturan parkir kami batasi sekitar 50 persen dari total kapasitas. Kalau lebih, akan kami alihkan di rest area berikutnya. Tempat cuci tangan dan tempat duduk diberi tanda physical distancing, ada titik hand sanitizer serta wastafel portable, serta petugas tenant yang memakai APD sudah kami siapkan," jelasnya.

"Beberapa fasilitas lain mulai pelayanan lalu lintas, mobil derek, mobil patroli, mobil ambulance sudah kami siapkan disini. Personil yang bertugas menggunakan apd lengkap dan kendaraan disinfeksi secara periodik. Kelengkapan lalu lintas, rambu rambu sudah tersedia lengkap. Variable Message Sign yang memberikan imbauan kepada pengguna jalan juga ada di 3 titik, sudah siap juga memberikan informasi lalu lintas," sambungnya.

Aji berpesan, masyarakat sebaiknya ikuti anjuran pemerintah dahulu untuk tetap tidak mudik, disarankan di rumah saja. Kalau terpaksa melakukan perjalanan, maka harus patuhi protokol kesehatan dengan ketat.

"Kami menyediakan kebutuhan bagi yang terpaksa melakukan perjalanan. Kami telah menyiapkan fasilitas. Tetapi, imbauan dari pemerintah tetap harus dilaksanakan demi memutus mata rantai penularan Covid 19," tuntasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved