Breaking News:

Berita Nganjuk

27.744 Orang Sudah Divaksin Covid-19, Tetapi Masih Ada Penambahan Kasus Positif di Nganjuk

"Artinya untuk sasaran vaksinasi bagi nakes di Nganjuk sampai tahap kedua telah melebihi 100 persen," ucap Latifah.

surya.co.id/ahmad amru muis
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat memantau langsung pelaksanaan vaksinasi covid-19 kepada para guru SMA/SMK Kabupaten Nganjuk. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Hingga kini, sebanyak 27.744 orang telah mendapatkan vaksinasi pertama Covid-19 yang di Kabupaten Nganjuk. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21.397 di antaranya juga telah mendapatkan vaksinasi yang kedua.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Nganjuk, Latifah Hanim mengatakan, ribuan penerima vaksin covid-19 tersebut adalah para tenaga kesehatan (nakes), petugas pelayanan publik, maupun warga lansia.

"Pemkab Nganjuk menargetkan sebanyak 118.868 orang di Nganjuk yang akan menjadi sasaran penerima vaksin Covid-19," kata Latifah.

Dikatakan Latifah, untuk nakes sebenarnya ditargetkan sebanyak 3.702 orang. Namun sampai saat ini sebanyak 4.759 orang nakes telah divaksinasi dosis pertama, dan 4.345 orang mendapatkan vaksin dosis kedua.

"Artinya untuk sasaran vaksinasi bagi nakes di Nganjuk sampai tahap kedua telah melebihi 100 persen," ucap Latifah.

Untuk sasaran berikutnya, menurut Latifah, adalah para petugas pelayanan publik dengan target 46.229 orang penerima. Dan hingga saat ini sebanyak 21.158 orang atau 46.55 persen petugas publik sudah divaksinasi dosis pertama, dan 16.767 orang di antaranya atau 36.27 persen telah disuntik vaksin kedua.

Sedangkan untuk target sasaran vaksinasi terhadap lansia, ungkap Latifah, sebanyak 68.937 orang. Namun sasaran vaksinasi bagi lansia masih jauh dari target yakni baru mencapai 1.467 orang lansia untuk dosis pertama. Dan sebanyak 285 orang di antaranya telah menerima suntikan dosis kedua.

"Dengan demikian baru 2,13 persen lansia yang menerima dosis pertama, dan 0,41 persen lansia yang menerima dosis kedua," ujar Latifah.

Untuk vaksin Covid-19 yang digunakan di Nganjuk, tambah Latifah, adalah Sinovac dan Astrazeneca. Vaksinasi diberikan dua dosis dengan penyuntikannya dilakukan sebanyak dua kali. "Itu dilakukan untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu," tutur Latifah.

Sementara kasus positif covid-19 di Nganjuk terus mengalami penambahan. Dari data tim Satgas Penanganan covid-19 sampai hari ini jumlah kasus positif telah mencapai 3.773. Di mana setiap harinya terus terjadi penambahan kasus, dan untuk hari ini ada tambahan 10 kasus positif. ****

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved