Breaking News:

Dongkrak Penggunaan EBT, PLN Co-firing Biomassa di 8 PLTU

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi 23 persen (GW) pada tahun 2025.

Istimewa/PLN
Penggunaan serbuk kayu sebagai bahan baku untuk EBT bagi PLTU telah diujicobakan PLN untuk menambah target penggunaan EBT sebesar 23 persen di tahun 2025. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi 23 persen (GW) pada tahun 2025. Guna mencapai target tersebut, salah satu langkah yang dijalankan PLN yakni melaksanakan implementasi co-firing pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Indonesia.

Hingga April 2021, PLN telah berhasil melakukan implementasi co-firing secara komersial pada 8 PLTU. Yaitu PLTU Paiton, Jeranjang, Ketapang, Sanggau, Pacitan, Suralaya dan Anggrek.

"Selain itu, PLN juga sedang melakukan uji coba pada 29 unit PLTU di seluruh Indonesia," kata Agung Murdifi, Executive Vice President Komunikasi Korporat & CSR PLN, Rabu (5/5/2021).

Jumlah ini akan terus bertambah sesuai roadmap yang telah ditetapkan.

Seperti diketahui, co-firing merupakan proses pengoperasian PLTU menggunakan campuran bahan bakar batu bara dengan 5-10 persen biomassa.

PLN berencana untuk dapat melakukan co-firing pada 52 lokasi PLTU Batubara eksisting milik PLN pada tahun 2024.

Salah satu pengujian co-firing dilakukan di PLTU Pacitan dengan total energi Green yang dibangkitkan mencapai 14.776 Mega Watt (MW) atau rata-rata 1.685 MWh/bulan. Sedangkan kapasitas terpasang sebesar 315 MW.

Bahan bakar biomassa yang digunakan untuk proses pengujian co-firing PLTU Pacitan adalah serbuk gergaji (sawdust).

"Serbuk gergaji tersebut diperoleh dari beberapa industri penggergaji kayu disekitar daerah Pacitan," jelas Agung.

Pengujian co-firing yang telah dilakukan dengan komposisi campuran sawdust 3 persen dan 5 persen menunjukkan hasil yang cukup memuaskan.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved