Breaking News:

Berita Surabaya

Disperindag Jatim Gelar Pasar Murah di Surabaya, Harga Bahan Pokok Dijual Murah Meriah

Upaya untuk menekan sekaligus membuat harga bahan pokok (bapok) di Jatim stabil terus dilakukan oleh Disperindag Jawa Timur.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fikri Firmansyah
Kepala Disperindag Drajat Irawan saat mengunjungi stand pedagang gula yang ada di Pasar Murah, Kamis (6/5/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Upaya untuk menekan sekaligus membuat harga bahan pokok (bapok) di Jatim stabil terus dilakukan oleh Disperindag Jawa Timur.

Kali ini menjelang lebaran 2021, upayanya diimplementasikan melalui gelaran pasar murah yang digelar dihalaman kantor Disperindag Jawa Timur, Kamis (6/5/2021), di Jalan Siwalankerto Utara II No 42 Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.

Ada banyak pelaku UKM, IKM dan UMKM yang dilibatkan dalam kegiatan Pasar Murah ini.

Tujuannya agar bahan pokok, bahan pangan dan produk yang dijual para UKM, IKM dan UMKM di Jatim bisa terserap rata.

Kepala Disperindag Jatim, Drajat Irawan mengatakan, kegiatan Pasar Murah ini merupakan salah satu tindakan nyata bentuk kepedulian Pemerintah Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dengan bekerja sama dengan BUMN, BUMD, IKM/ UKM, dan Produsen dan distributor komoditi barang kebutuhan pokok dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19 dan untuk mendekatkan market di tengah-tengah masyarakat.

"Pasar Murah ini dibuka untuk seluruh masyarakat umum dan berlangsung selama 2 (dua) hari, mulai tanggal 6 - 7 Mei 2021 dengan menjual kebutuhan masyarakat, khususnya barang kebutuhan pokok. Antara lain beras, gula, minyak goreng dan telor, produk makanan dan minuman serta produk IKM dan lain sebagainya," ujarnya kepada SURYA.CO.ID, Kamis (6/5/21) di lapangan Disperindag Jatim.

Drajat menambahkan, harga bapok yang ditawarkan di sini tentunya lebih murah jika dibandingkan yang ada di pasaran.

Ia mencontohkan, di sini untuk beras premium kemasan 5 kg dijual seharga Rp 58.000 sedangkan di pasaran bisa sampai 60 ribu.

Sementara beras medium kemasan 5 kg di sini dijual seharga Rp 48.000 kg sedangkan di pasaran mencapai Rp 49.000-50.000.

Tak hanya itu saja, ada pula minyak goreng kemasan 2 liter yang dijual seharga Rp 26.500, sementara dipasaran dihargai Rp 27.500.

"Adapun untuk gula per kilonya di sini dijual seharga Rp 11.500, sedangkan di pasaran mencapai Rp 12.500," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved