Breaking News:

Persela Lamongan

Reaksi Persela Lamongan Soal Wacana Liga 1 2021 Tanpa Degradasi

Asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto ikut komentari terkait wacana Liga 1 2021 tanpa degradasi.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
foto:IG/Didik Ludianto
Asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto. 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto ikut komentari terkait wacana Liga 1 2021 tanpa degradasi.

Wacana ini menguat usai Komite Eksekutif (Exco) PSSI, menggelar rapat pada Senin (3/5/2021) kemarin.

Disampaikan salah satu anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani, dasar rapat memutuskan Liga 1 tanpa degradasi karena situasi sedang pandemi sehingga klub ada pada situasi sulit.

Namun demikian, untuk Liga 2 tetap ada promosi dua tim, sehingga Liga 1 musim 2022 akan diikuti oleh 20 klub.

"Saat meeting di Exco, saya sempat lempar terkait degradasi ini, tetap tidak ada degradasi, cuma ada promosi," kata Hasani Abdulgani.

Meskipun hasil ini belum final, akan diputuskan melalui Kongres tahunan PSSI yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei mendatang di Jakarta.

Mengenai wacana ini, Didik Ludianto menyebut kurang ideal jika Liga 1 2021 digelar tanpa degradasi.

Selain akan menjadikan Liga 1 musim ini kurang "greget", tidak adanya degradasi menjadikan tim di papan bawah kurang semangat memenangkan laga.

Di sisi lain, laga akan rawan main mata bagi tim-tim yang sedang berlomba-lomba mengejar gelar juara.

"Kurang seru (tanpa degradasi), harusnya ideal namanya kompetisi ya harus ada promosi degradasi," ungkap Didik Ludianto pada Surya.co.id, Rabu (5/4/2021).

Namun demikian, jika nantinya Liga 1 musim ini benar-benar tanpa degradasi, Didik akui akan menghormati keputusan federasi.

"Harus tetap respect pada keputusan federasi, kami sebagai pelatih mengikuti saja," pungkasnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved